Khalid, Pemuda Segudang Prestasi for KNPI Aceh

Kliksatu.com, Banda Aceh – Musyawarah Daerah (Musda) – XIII KNPI Aceh tinggal hitungan hari lagi. Beberapa kandidat sudah mulai bermunculan, salah satu di antaranya adalah Khalid, S.Pd.I yang merupakan pengurus KNPI Aceh aktif saat ini.

Pemuda yang berkulit putih ini berasal Padang Tiji, Kabupaten Pidie, ia dikenal sosok pemuda banyak meraih berbagai prestasi, baik dalam segi pendidikan maupun organisasi. Khalid yang lahir pada 28 Juni 1979 silam sangat menjiwai KNPI. Hal ini dibuktikan selama berkecimpung di KNPI Aceh selama 4 periode. Proses kaderisasi beliau di KNPI juga cukup bagus dimulai dengan Pengurus Kecamatan, Kota Madya Banda Aceh dan sampai ke DPD KNPI Aceh.

Selain itu, peran Khalid di KNPI Aceh cukup besar, pada saat periode Ketua Syahrul Bahruddin, SE, M.Si, ia pernah menjadi Ketua Panitia Safari Pemuda (SAPDA) yang dilaksanakan di Lhong dan Sabang yang mampu menyukseskan dan mendatangkan tiga menteri sekaligus. Ketiga menteri tersebut Ir. H. Muhammad Lukman Edy, M.Si yang merupakan Menteri Pecepatan Daerah Tertinggal, Dr. H. Adhyaksa Dault, SH, M.Si selaku Mentri Pemuda dan Olahraga dan Menteri Sosial H. Bachtiar Chamsyah, SE.

Pada saat periode H. Jamaluddin, ST, Khalid juga sukses melaksanakan Pelantikan dan Raker DPD KNPI Aceh yang mampu mendatangkan Roy Suryo selaku Menteri Pemuda dan Olahraga. Disamping banyak kegiatan yang sukses dilaksanakan, tidak kalah pentingnya tugas pokok sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pemberdayaan OKP tidak dilupakan dan ini terbukti mampu mengkosolidasikan seluruh DPD II KNPI Kabupaten/Kota sehingga terbentuk kepengurusan yang definitif.

Kepiawaiannya dalam menjalankan roda organisasi jas biru ini tidak hanya menyukseskan kegiatan even-even Daerah dan Nasional tapi juga mampu menyelesaikan dinamika konflik yang ada di tubuh KNPI Aceh. Masih segar dalam ingatan kita di akhir tahun 2016 terjadi perebutan kantor KNPI Aceh, Khalid selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pemberdayaan OKP mampu membangun komunikasi dengan berbagai pihak dengan menawarkan win-win solution bersama-sama dengan Ketua Jamal dan pengurus lainnya Sehingga kantor KNPI Aceh bisa digunakan kembali sebagaimana sebelumnya.

Beranjak dari hal itu, ia juga memberikan pemahaman kepada pemuda Aceh agar tidak terpecah belah akibat dinamika organisasi. Peran dan ide brilian lainnya juga cukup dirasakan dalam hal pengembangan organisasi kepemudaan, Misal, dana pemberdayaan OKP yang diberikan pada tahun 2016 di setiap OKP yang berhimpun dibawah KNPI Aceh dan banyak ide serta kreaktifitas lainnya yang dicurahkan di KNPI Aceh.

Dari segi Pendidikan Khalid Memulai Pendidikan Formal di SD Negeri Peudaya Padang Tiji (1985-1991) setelah itu ia melanjutkan ke Pondok Pesantren Modern Jeumala Amal Lhueng Putu Pidie Jaya (1991-1994) Dari sana ia berangkat ke Banda Aceh bertarung memperebut satu kursi di Madrasah Aliyah program Khusus (MAPK) Banda Aceh (1994-1997). Sekolah ini sangat terkenal di Era 90-an selain seleksi masuk sangat ketat juga mampu melahirkan lulusan terbaik sehingga memudahkan masuk berbagai perguran tinggi bergensi di dalam dan luar Negeri.

Dengan berbekal pendidikan terbaik yang ia peroleh, Khalid memutuskan melanjutkan pendidikan ke dua kampus ternama Jantong Hate Rakyat Aceh, yaitu Unversitas Syiah Kuala dan UIN Ar-Raniry. Di Unsyiah ia Mengambil Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi, Sementara di IAIN Ar- Raniry Fakultas Tarbiyah Jurusan Bahasa Inggris, Pada Tahun 2005 ia berhasil memperoleh gelar Sarjana.

Kemampuan Khalid dalam Bidang Organisasi dan kepemimpinan tidak diragukan lagi, ini sudah terlihat sejak ia masih menjadi mahasiswa. Khalid pernah menjabat sebagai Ketua Komisariat Pelajar Islam Indonesia (PII) Fakultas Ekonomi UNSYIAH 1999, Ketua III Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Unsyiah 2002, Ketua Bidang Badan Kajian Strategis Ikatan Senat Ekonomi seluruh Indonesia (2002-2003), Ketua Pimpinan Wilayah Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila Aceh (SATMA PP), Ketua Bidang Hubungan Antar lembaga dan Organisasi Forum Komunikasi Generasi Muda Pidie (FOKUSGAMPI) Banda Aceh 2000, Ketua Angkatan Muda Pembaharu Indonesia (AMPI) Provinsi Aceh, Pengurus Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Provinsi Aceh, dan masih banyak Organisasi Kemasyarakan Pemuda Lainnya (OKP) yang di gelutinya.

Selain Itu pada tahun 2012 Khalid juga mengikuti Pelatihan Kepemimpinan dilembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS) Jakarta Pusat, LEMHANAS dikenal sebagai lembaga yang telah melahirkan Pemimpin terbaik Bagsa. Khalid juga pernah mewakili dari Pemuda Aceh untuk hadir pada Forum – Forum Nasional maupun Internasional seperti Pertemuan Pemuda Indonesia dengan Pemuda Malaysia (Malindo) dalam diskusi atau seminar menyangkut berbagai kepentingan pemuda dan juga pada acara Dunia Melayu Dunia Islam yang di parkasai oleh Rumpun Melayu di kawasan Asia. Berbekal Kemapuan berbicara dalam Bahasa Inggris tahun 2012 ia terbang ke Amerika Serikat untuk mengikuti Internasional Leadership Program on Empowering Local Communities (Program Kepemimpinan Internasional tentang penguatan Komunitas Lokal). Pelatihan Ini dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Amerika Serikat Di Washington D.C

Khalid Juga pernah mendapatkan penghargaan dalam Bidang Kemanusiaan dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2005, sebagai Relawan Terbaik pada saat megelola posko Gempa Bumi dan Tsunami di Aceh – Nias di bawah Payung Media Group dan Program Indonesia Menangis Metro TV.  Ia juga di nobatkan sebagai BEST Volunter Coordinator For Rescue Network pada tahun 2005.

Karier Profesional sudah ia mulai semasa masih menjadi masiswa tahun 2002 ia diangkat sebagai Coordinator Relawan Mahasiswa dan Pemuda pada Penelitian BANK DUNIA (Work Bank) tentang Kesehatan dan kemiskinan di Aceh. Kemudian Pada tahun 2004 dipercaya sebagai Coordinator Program Logistik Media Group Indonesia Menangis Tsunami Response For Aceh dan Nias. Tahun 2005 menjadi Konsultan pada GTZ Government  Program For Aceh. Technical Assistant For Community Action Planning in Tsunami Affected Area of Aceh Province. Selama Tahun 2006 Akhir Hingga 2008 menjabat sebagai Public Relations (PR) Staff pada Sukma Fondation , Jakarta dan antara tahun 2008 -2009 menjadi Manager Corporate Social Responsibility pada Perusahaan Surya Energy.

Pengusaha muda ini juga aktif di salah satu partai politik Nasional yang membuat dia mudah membangun koneksi dengan berbagai stakeholder baik itu di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional. Berbekal pengelam dan proses yang dilalui baik itu di OKP, KNPI, dan Profesi sudah sangat pantas Khalid, S.Pd.I memimpin DPD KNPI Aceh periode 2017-2020 apalagi di depan mata sudah dihadapkan tuan rumah Konggres KNPI/Pemuda Indonesia tahun 2018. [*]

BAGIKAN

1 KOMENTAR

  1. Maaf, Al Ghazali, maklum aje kite madia baru, lupa kita cantumkann sumbernya, dan itu sudah kita perbaiki.
    cc. Pak Boss, kapan kita ngopi di A1?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here