MPP Aceh Kutuk Kebiadaan Israel

Ketua Umum Masyarakat Peduli Pendidikan (MPP) Aceh, Boihaqqi Muchdijah

KLIKSATU.COM, BANDA ACEH – Ketua Umum Masyarakat Peduli Pendidikan (MPP) Aceh Boihaqqi Muchdijah mengutuk tindakan kekerasan yang dilakukan pasukan keamanan Israel terhadap warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerussalem. Indonesia juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan tindakan kekerasan yang telah menewaskan tiga warga Palestina itu.

Tokoh muda kelahiran Pidie Jaya 25 tahun silam juga mengutuk tindakan kekerasan pihak keamanan Israel yang telah menyebabkan 3 orang jemaah tewas dan lebih dari 100 luka-luka di Kompleks Masjid Al-Aqsa. MPP-Aceh menolak segala bentuk aksi kekerasan dan pelanggaran HAM, termasuk pembunuhan terhadap jemaah yang berupaya menjalankan haknya untuk melakukan Ibadah di Masjid Al-Aqsa. Kamis (27/7).

“MPP-Aceh mendesak agar OKI segera melakukan pertemuan darurat untuk membahas situasi di kompleks Al-Aqsa. Dan melalui Pemerintah Indonesia juga mengajak semua pihak untuk menahan diri, agar situasi tidak memburuk,” lanjut Boi

Sebagai respons terhadap tindakan yang telah membuat lebih dari 100 orang luka-luka itu, Indonesia memperingatkan pemerintah Israel agar tidak mengubah status quo. Hal itu agar Masjid Al-Aqsa tetap sebagai tempat suci dan dapat diakses semua umat Muslim.

Bentrokan yang terjadi antara warga Palestina dengan pasukan keamanan Israel di Masjid al-Aqsa, Yerussalem menewaskan tiga orang. Massa menuntut kebijakan pemerintah Israel yang memasang pendeteksi logam dan membatasi jemaah yang akan menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa.

Kerusuhan terjadi setelah pemerintah Israel memutuskan untuk tidak memindahkan detektor logam yang dipasang di pintu masuk kompleks Masjid Al-Aqsa, Jumat (21/7) waktu setempat. Pada minggu lalu di lokasi tersebut sempat terjadi serangan yang menewaskan dua polisi Israel. [*]


Editor: Yusri Razali

Tinggalkan Kami Pesan

Jadilah yang Pertama untuk Komentar!

Notify of
avatar
wpDiscuz