Pemerintah Berencana Investasikan Dana Haji, Begini Kata Pengamat Ekonomi Syariah

Teguh Murtazam

KLIKSATU.COM | BANDA ACEH – Pemerintah pusat berencana untuk menginvestasikan dana haji, pengamat ekonomi syariah UIN Ar Raniry, Teguh Murtazam mengatakan, dana haji yang ingin diinvestasi ini dapat dilihat dari dua perspektif.

Pertama dari sisi syariah, dana haji dapat di investasikan tergantung aqad yg digunakan. Jika aqad yang digunakan adalah wadiah (titipan) maka dana haji tidak diperbolehkan untuk diinvestasikan. Namun jika yang digunakan adalah aqad mudharabah (kerjasama pemilik dana dan pengelola dana) maka investasi dimungkinkan.

“Namun pemerintah harus menjamin hadirnya trend pertumbuhan positif dalam investasi tersebut, mengingat tujuan utamanya adalah untuk membiayai haji. ini penting karna sifat akad mudharabah adalah revenue sharing sehingga jika terjadi kerugian bisa saja uang nasabah terkuras habis sehingga tujuan untuk membiayaai haji tidak bisa diwujudkan.” ujar Teguh Murtazam.

Selanjutnya Teguh mengatakan, jika investasi mendapatkan keuntungan maka jamaah calon haji harusnya akan mendapatkan bagiannya.

kedua, pemerintah harus secara komperhensif mengkaji instrument investasi apa yang akan dipilih untuk menempatkan dana nasabah ini. pemanfaatannya harus benar-benar untuk percepatan pembangunan dan kemaslahatan serta keamanan dana ummat yang dikelolanya, menginngat kondisi ekonomi serba tidak jelas seperti saat ini. Sehingga jika pun rencana investasi ini jadi dilaksanakan, maka investasi ini menjadi berkah bagi semua pihak dan bukan awal dari musibah.

“Kami menyarankan, rencana ini harus terlebih dahulu dilakukan kajian komperhensif bersama para pakar agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi” pungkas Teguh. [*]


Editor: Yusri Razali

Tinggalkan Kami Pesan

Jadilah yang Pertama untuk Komentar!

Notify of
avatar
wpDiscuz