Peringati HARLA ke-53 PII Wati, Korda PII Wati Aceh Besar Gelar Diskusi Penguatan Kapasitas Perempuan

Korps. PII Wati Aceh Besar

KLIKSATU.COM, ACEH BESAR – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (HARLA) PII Wati ke-53, Koordinator Daerah (Korda) Korps Pelajar Islam Indonesia Wati (PII Wati) Aceh Besar menggelar diskusi publik dengan tema “Peran Perempuan dalam Pembangunan”.

Diskusi Panel penguatan kapasitas perempuan yang dilaksanakan pada hari Minggu, (30/7) kemarin, pukul 08.30- 12.00 WIB di Cakra Premium Coffee Phylosophy, Pango, Banda Aceh tersebut menghadirkan Nasasumber di antaranya yaitu, Ismar Ramadhani (Praktisi Pendidikan Perempuan), Muazzinah, B. Sc, MPA (Pengamat Politik Perempuan) dan akan dimoderatori oleh Siti Maisarah, S.Pd.I.

Ketua panitia, Nida Ukhraina mengatakan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh 70 peserta terdiri dari; aktivis/ tokoh perempuan dari berbagai unsur, di antaranya; akademisi, politisi, aktivis, LSM dan pegiat sosial lainnya.

Ismar Ramadani, mendapat giliran pertama untuk mempresentasikan materinya, dia menjelaskan bahwa seorang perempuan harus menjadi madrasatul ula atau sekolah pertama bagi anak-anaknya, keberhasilan pendidikan anak sangat tergantung pada bagaimana didikan dalam keluarganya.

Selanjutnya Muazzinah Yacob, mendapat giliran kedua, dalam paparan materinya Muazzinah mengajak semua perempuan Aceh untuk terus meningkatkan kapasitas diri dalam hal keislaman, pendidikan, budaya, organisasi, penguasaan teknologi bahkan Perempuan juga jangan buta politik, ia mengajak peserta untuk dapat merencanakan karir dalam berpolitik mengisi kursi DPRK, DPRA atau DPR RI yang saat saat ini masih belum diisi 30% oleh kamu perempuan.

Diakhir acara juga diadakan pengumuman pemenang lomba Resensi buku dan Essay dengan tema yang sama. Harapanya semoga kedepannya PII Wati terus dapat menjadi wadah untuk perempuan dalam mengembangkan potensi-potensinya, tukas Nida Ukhraina.

Sementara Pjs. Ketua Korda Korps PII Wati Aceh Besar Nuzulidar mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran para perempuan untuk mengupgrade diri dan mengembangkan potensi semaksimal mungkin dalam rangka membangun Indonesia tanpa menyampingkan kiprah hakikinya sebagai perempuan. [*]


Edidor: Yusri Razali

Tinggalkan Kami Pesan

Jadilah yang Pertama untuk Komentar!

Notify of
avatar
wpDiscuz