Ketua Inkindo Aceh, H. Jamaluddin, ST, Ajak Remaja Masjid dan Santri Bangun Ekonomi Ummat

Ketua Inkindo Aceh, H. Jamaluddin, Memberi Materi pada Kegiatan Perkampungan Remaja Masjid dan Santri

KLIKSATU.COM | PIDIE – Ketua DPP Inkindo Aceh, H. Jamaluddin, ST mengajak remaja mesjid, santri dan seluruh pemuda di Aceh untuk berperan aktif dalam membangkitkan ekonomi ummat. Hal ini di samapaikan pada acara “Perkampungan Kerja Remaja Masjid dan Santri” yang di laksanakan oleh BKPRMI Aceh.

Jamaluddin hadir atas undangan Panitia untuk mengisi materi dengan judul “Peran Remaja Masjid dalam Membangun Ekonomi Ummat”. Acara tersebut di laksanakan di Kemukiman Peudaya kecamatan Padanga Tiji Kabupaten Pidie. Acara ini berlangsung 2-6 Agustus 2017.

Iya menyampaikan Islam pada abad ke-7 M dibawa oleh pedagang/ pengusaha dari Arab ke nusantra melalui Pase. Ini menandakan bahwa Islam di syiarkan oleh para pengusaha.

Namun saat ini sepertinya beda dengan saat ini dimama kita lihat jajaran orang kaya di Indonesia malah mayoritas non muslim padahal penduduk Indonesia mayoritas Muslim

Mirisnya lagi pada saat memperingati hari hari kebesaran Islam seperti pada saat hari raya idul fitri maupun hari raya idul Adha umat Islam begitu besar mengeluarkan dananya bahkan mencapai ratusan triliunan rupiah.

Contohnya hari raya idul fitri 2017 RP167T uang umat Islam di belanjakan begitu juga saat hari raya idul fitri tahun 2016 146T di belanjakan

Hal yang sederhana di Aceh ada dua puluh juta lembar jelbab yang di miliki oleh wanita Aceh. Pertanyaan nya ada berapa persen dari jumlah tersebut yang di produksi di Aceh?

Dan untuk hal keredung itu sepertinya ngak memerlukan keahlian yang tinggi dan peralatan yang cangih, juga tidak perlu menyekolahkan sampai keluar negri apa lagi jika mengunakan dana rakayat

Melihat penomena di atas sudah saat nya Pemuda dan remaja putri Aceh untuk memulainya berusaha dan berkarya yang dapat mengahasilkan rupiah

Jamal juga mengajak pemerintah Aceh dan pemerintah Kab/Kota yang baru dan akan di lantik untuk lebih fokus pada persoalan kemiskinan dan pengagauran yang truss bertambah di Aceh. [*]


Penulis: Yusri Razali

Tinggalkan Kami Pesan

Jadilah yang Pertama untuk Komentar!

Notify of
avatar
wpDiscuz