Daniel A.Wahab Apresiasi Walikota Banda Aceh Benahi RSUD Meuraxa

Anggota DPRK B. Aceh, Daniel A. Wahab

KLIKSATU.COM, JAKARTA – Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh selama ini ternyata memiliki segudang persoalan besar dan dipastikan kolab. Berdasarkan sumber pemberitaan selama ini, BLUD RSUD meuraxa, mengalami hutang puluhan Milyar.

Kondisi ini sungguh miris, disaat selama ini terkesan BLUD RSUD Meuraxa, peroleh berbagai capaian prestasi “Prediket Paripurna”. Hasil pantauan dan laporan yang kami terima dari pasien, BLUD RSUD Meuraxa krisis obat dan diminta Pasien untuk menebus obat.

Mencermati hal ini Anggota DPRK Banda Aceh, Daniel A.Wahab  yang juga Politisi PKPI Banda Aceh ikut prihatin atas carut marutnya pengelolaan manajemen RSUD Meuraxa, ada kesan Dewan Pengawas yang dibentuk selama ini kurang melaksanakan tupoksinya dengan benar.

Ini tercermin dari temuan dilapangan. Berangkat dari itu pula apa yang dilakukan oleh Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, SE, MM memformulasikan pembentukan Tim Penyelamat BLUD RSUD Meuraxa patut diberikan apresiasi.

Tim yang terdiri dari berbagai unsur ini meliputi, Kejaksaan, Polresta, DPRK, Dandim, Inspektorat, Pejabat Rumah Sakit dan Unsur Birokrat Pemko Banda Aceh patut diberikan dukungan penuh dan apa yang dilakukan oleh Walikota Banda Aceh adalah langkah progresif dalam rangka menyelamatkan rumah sakit dari kondisi kritis.

Memang benar Koordinator Tim tesebut Bapak Bachtiar, S.Sos Asisten I Setda Kota Banda Aceh, penunjukan itu bukan bereksperimen sebagaimana yang dituding oleh Mukminan.

Lebih lanjut Daniel menilai tudingan Politis PKS kurang tepat dan terkesan tendensius. Sekali lagi kita harus apresiasi Walkot Banda Aceh yang memiliki komintem yang tinggi dalam rangka menyelamatkan RSUD dari gejala keterpurukan dan salah kelola.

Danil mendorong, biarkan tim ini bekerja dengan nyaman dan bebas dari berbagai interes.

“Kami sangat mendukung dan kita harus memberikan apresiasi atas komitmen Walikota Banda Aceh dalam mengurai benang kusut, carut marut tatakelola RSUD Meuraxa yang kian terpuruk. Tim ini diberi waktu empat bulan untuk mencari jawaban atas kasus yang menimpa Rumah Sakit Umum Meuraxa, yang kini menjadi RSUD kebanggaan Warga Kota Banda Aceh. [*]


Editor: Yusri Razali

Tinggalkan Kami Pesan

Jadilah yang Pertama untuk Komentar!

Notify of
avatar
wpDiscuz