Lima Siswa Pidie Kedapatan Konsumsi Narkoba, Ini Kata Ketua Umum PII Pidie

Ketua Umum PII Pidie, Masykur

KLIKSATU.COM, SIGLI – Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Pidie turut prihatin dengan kejadian siswa yang masih duduk di bangku sekolah menengah sudah menjadi korban keganasan narkoba, hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum PD PII Pidie, Masykur ketika dijumpai tim media kliksatu.com pada Sabtu, (26/08/2017) di Sekretariat PD PII Pidie, Sigli.

Menurut masykur, penyalahgunaan narkoba saat ini memang sangat banyak, mulai dari kalangan dewasa hingga kalangan usia pelajar, rata- rata di usia belasan hingga 25 tahun, rata-rata menyerang usia produktif, bahkan, ada juga anak SMP yang memakai barang haram tersebut, kata Masykur. Hal ini terjadi karena faktor kurangnya pengawasan dari pihak sekolah, orang tua dan juga pihak tokoh gampong, Sambung Masykur.

Pemuda asal Batee ini menambahkan, seharusnya 3 pihak ini selalu berkoordinasi untuk saling mengawasi sehingga narkoba dapat dicegah. Orang tua juga harus selalu memantau kelakuan anaknya ketika berada di dalam masyarakat.

“Tidak dapat dipungkiri ini maraknya narkoba di kalangan masyarakat Aceh, umumnya remaja juga dikarena pengaruh teman dan lingkungan yang kurang sehat” ujar Masykur

Bahkan yang sangat menyedihkan kita, kata Masykur, yang menjadi agen atau pengedar barang haram tersebut adalah tokoh masyarakat yang paling disegani di beberapa gampong, karena terikat jasa kebaikannya dengan masyarakat sekitar, atas sikap dermawannya seperti, sering menyumbang atau membantu dana untuk keperluan acara sosial kemasyarakatan, membangun sarana Ibadah, sarana publik atau sarana olahraga bagi pemuda gampong, sehingga hal ini menjadi alasan lain atau menyulitkan bagi aparatur masyarakat untuk tidak memberikan sanksi sosial/ hukuman adat atau melaporkan ke pihak berwajib atas tindakan tidak baik orang tersebut.

Oleh sebab itu, PII Pidie mengharapkan kepada semua stakeholder jajaran pendidikan dari kabupaten, BNKK, Kepolisian untuk dapat bekerjasama dengan pihak sekolah, orang tua dan tokoh gampong untuk mensosialiasikan tentang bahaya narkoba.

Dengan sinergitas kita bersama dalam hal pencegahan, pemberantasan narkoba mulai lingkungan Keluarga, masyarakat, sekolah, Pesantren dan tempat- tempat lainnya, mudah mudahan kedepan Aceh akan jadi daerah yang bersih dri narkoba. Harap Masykur. [*]


Editor: Yusri Razali

Tinggalkan Kami Pesan

Jadilah yang Pertama untuk Komentar!

Notify of
avatar
wpDiscuz