15 Orang Terjun Bebas di Kota Langsa, Sejumlah Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

KLIKSATU.COM | LANGSA – Jembatan uji nyali hutan lindung Kota Langsa putus, 15 orang pengunjung harus terjun bebas ke dalam air setelah terulang kembali tragedi jembatan putus di Hutan Kota yang berada di Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Minggu (03/09/2017), sekitar pukul 16.55 WIB.

Sebelumnya, hutan lindung juga pernah alami kejadian yang sama (red putus jembatan) gantung pada 26 Desember 2015 silam. Kejadian putus jabatan kala itu menjatuhkan puluhan orang yang di sebabkan oleh lebihnya kapasitas.

Direktur Produksi PT Pelabuhan Kuala Langsa, Muhammad Nur saat ditemui awak media di Hutan Kota mengatakan, “putusnya jembatan uji nyali tersebut diduga akibat kelebihan beban yang menggunakan fasilitas untuk berekreasi bagi masyarakat. Karena jembatan itu hanya dapat dipergunakan maximum 4 orang.” Ungkapnya.

Kemudian, Pada saat terjadinya tali seling itu yang naik ke jembatan sekitar 15 orang, padahal disitu sudah ada pengumuman bahwa maximum 4 orang,

“Atas kejadian tersebut, pihak kami sudah membawa korban luka-luka ke Rumah Sakit Cut Meutia. Korban yang bernama M. Akbar (15), warga Aceh Utara itu mengalami luka dibagian pelipis sebelah kanan” ujarnya.

Saat awak media menanyakan apakah ditempat tersebut ada penjaga dari pihak pengelola, Muhammad Nur mengatakan bahwa pada saat peristiwa itu terjadi pihak pengelola sudah menutup tempat tersebut dengan cara di gembok.

“Pihak kami sudah menggembok pintu masuk ke jembatan itu, tetapi masyarakat tetap menggunakannya,” pungkasnya.

Sementara itu Yusrizal salah seorang pengunjung Hutan Kota kepada kliksatu.com menyampaikan rasa prihatin terhadap jembatan uji jali yang putus.

“Kami selaku pengunjung dari luar kota Langsa merasa kecewa terhadap pengelolaan hutan kota. Semestinya tempat-tempat yang beresiko itu ada penjaganya, jangan hanya tulisan pemberitahuan dan gembok yang menjaga tempat tersebut,” ujar pemuda asal Aceh Timur tersebut.

“Pengunjung yang datang ke tempat ini dari berbagai kalangan masyarakat, mungkin ada yang tidak dapat membaca, apa lagi pengunjung tak hanya dari kota Langsa saja, seperti saya yang dari luar daerah” imbuhnya. [*]


Laporan: Irwansyah

Tinggalkan Kami Pesan

Jadilah yang Pertama untuk Komentar!

Notify of
avatar
wpDiscuz