Ketua Panwaslu Aceh Besar: Saya Tidak Pernah Terlibat Partai Politik

Syukurdi
Ketua Panwaslu Aceh Besar, Syukurdi M S.SosI M.Pd

KLIKSATU.COM | JANTHO – Ketua Panwaslu Aceh Besar, Syukurdi M S.SosI M.Pd menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam partai politik, baik sebagai pengurus maupun anggota di level kepengurusan apapun.

“Silakan di cek ke Kesbangpol dan KIP terkait ada tidaknya saya sebagai pengurus partai politik,”kata Syukurdi M, melalui rilis kepada Kliksatu.com, Jum’at (12/1/2018)

Hal tersebut ditegaskan Syukurdi terkait adanya pemberitaan media dan laporan dari Ketua Forum Masyarakat Pengawas Pilkada Aceh (FMPPA), T Khairul Razi MT kepada Ketua Banwaslu Aceh.

Dalam laporannya FMPPA melaporkan Syukurdi terlibat dalam partai politik nasional sebelum menjadi Ketua Panwaslu Aceh Besar. Selain itu menurut FMPPA, Syukurdi juga terlibat sebgai Tim Pemenangan Calon Wali Kota dan Wakil Walikota Banda Aceh.

Syukurdi menambahkan pada saat pelaksanaan pemilihan caleg beberapa waktu yang lalu, ada Caleg DPRK Aceh Tengah Dapil 2 nomor urut 8 yang bernama SUKURDI. Menurut Syukurdi itu bukanlah dirinya, hanya kemiripan nama saja.

“Dan ini bisa diverifikasi langsung ke KIP Aceh Tengah,” ungkap Syukurdi

Selanjutnya terkait dukungan terhadap salah satu pasangan pada Pilkada Banda Aceh, Syukurdi menjelaskan sejauh pemahamannya hal tersebut tidak melanggar syarat dan ketentuan sebagai komisioner panwaslu.

Dan tidak ada penyebutan tidak boleh bagi tim sukses pilkada untuk mendaftar sebagai calon anggota panwaslu, terlebih lagi proses seleksi panwaslu itu dilaksanakan setelah pilkada dan untuk kepentingan pemilihan umum.

“Sebagaimana di atur dalam UU No 15 Tahun 2011 dan UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, pada pasal 117 tentang syarat calon anggota Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota, tidak ada penyebutan tidak boleh bagi tim sukses Pilkada,” jelas Syukurdi.

Syukurdi juga menyampaikan bahwa pelapor tersebut adalah calon panwascam yang tidak lulus seleksi. Bahkan pada saat proses seleksi sering menghubungi dirinya meminta untuk diluluskan.

“Saya menyambut baik laporan ini dan siap untuk mengklarifikasinya, baik di Bawaslu Aceh, maupun jika nanti disidangkan di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) jika laporan ini dianggap memenuhi syarat dan unsur,”tegasnya

Syukurdi juga mempersilahkan pelapor untuk membuktikannya. Dan jangan sampai ada fitnah yg tak berdasar seperti menyebutkannya sebagai caleg.

“Hanya karena namanya yang sama atau mirip, lantas dijadikan laporan tanpa cros chek terlebih dahulu. Mudah mudahan ini menjadi pembelajaran bagi kita semua,” tutup Syukurdi. [*]

Tinggalkan Kami Pesan

Jadilah yang Pertama untuk Komentar!

Notify of
avatar
wpDiscuz