Ad 970x250

Percepat Ganti Rugi, Pertamina Data Laporan Warga Terdampak Ledakan Kebakaran Kilang Minyak Balongan

percepat proses ganti rugi pertamina data rumah yang rusak karena insiden kilang balongan 70597 2
Pertamina melakukan sosialisasi verifikasi kerusakan rumah warga. (Foto: Pertamina)

BERITA-Upaya mempercepat penanganan dampak insiden Tangki Kilang Balongan, PT Pertamina (Persero) melakukan sosialisasi dan verifikasi data laporan warga yang terdampak.

Masyarakat yang terdampak bisa melaporkan data kerusakannya ke pengurus RT/RW. Kemudian, data tersebut akan dikumpulkan ke Kecamatan 1 T-301.

Baca: Pusat Penelitian Petir ITB Sebut Petir Memungkinkan Jadi Penyebab Terbakarnya Tangki Kilang Balongan

Pertamina melakukan sosialisasi verifikasi kerusakan rumah warga dilaksanakan di Desa Majakerta dengan melibatkan Muspika dan Pemda Indramayu, Sabtu (3/4). Sehari sebelumnya, sosialisasi serupa telah dilaksanakandi Desa Sukaurip, Balongan dan Tegalurung yang melibatkan berbagai pihak antara lain, Dinas PUPR Pemda Indramayu, Muspika Balongan dan Aparatur desa setempat.

Dalam pertemuan tersebut, selain menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, Pertamina juga menjelaskan upaya yang dilakukan perusahaan dalam menanggulangi insiden tangki T-301 Kilang Balongan. Sekaligus dampak yang timbul baik di bidang sosial, lingkungan serta properti warga.

Unit Manager Communication Relation CSR RU VI Balongan, Cecep Supriyatna mengatakan, atas insiden ini, Pemda Indramayu telah membentuk Tim Gabungan yang akan melakukan pendataan hingga verifikasi.

“Tim akan melakukan pendataan dan verifikasi kerugian yang dialami warga. Pertamina akan bertanggung-jawab atas kerusakan yang timbul akibat insiden ini,” ujar Cecep Supriyatna. 

Menurut Cecep, sosialisasi dan pendataan dilakukan secara simultan di seluruh lokasi terdampak. Dan paralel di lokasi yang sudah menyelesaikan sosialisasi dan pendataan, akan segera di verifikasi oleh Tim Gabungan yang terdiri dari Tim Teknis, Pertamina, TNI, POLRI, BPBD, Camat Kuwu, serta RW dan RT setempat. 

“Keseluruhan prosesnya kami lakukan secara simultan dan paralel bersama Tim Gabungan agar perbaikan bisa segera dilaksanakan,” pungkas Cecep.  (*)