Dua Pengedar Obat Ilegal Dibekuk Satreskoba Polresta Cirebon

CIREBON – NF (26) dan BB. Keduanya warga Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kota (Polresta) Cirebon.

Keduanya diduga merupakan pengedaran obat sediaan farmasi tanpa izin atau obat ilegal di Kabupaten Cirebon.

Keterangan yang dihimpun kliksatu.com, keduanya ditangkap Selasa malam lalu (26/5). Dari tangan tersangka, Polisi menyita barang bukti berupa 1.372 butir obat sediaan farmasi jenis MF (Excimer) yang dibungkus dengan plastik klip bening. Kemudian 4.590 butir pil Trihexyphenidyl, 300 butir pil Tramadol, dan uang tunai sebesar Rp 947.000 diduga hasil transaksi.

NF ditangkap polisi tanpa perlawanan di samping rumahnya. Saat hendak ditangkap, diduga hendak melakukan transaksi obat ilegal.

Tersangka berikut barang buktinya dibawa ke Mapolresta Cirebon untuk dilakukan pemeriksaan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kasatreskoba Polresta Cirebon Kompol Sentosa Sembiring didampingi Waka Satreskoba Iptu Dudu Wawan membenarkan telah mengamankan tersangka.

“Total obat yang kami amankan ada sebanyak 6.262 butir obat keras terbatas dari tersangka. Saat diinterogasi di lokasi, barang itu dapat patungan dengan tersangka lainnya berinisial B. Sehingga B juga kita amankan,” ujarnya, Kamis (4/6).

Kompol Sentosa Sembiring mengungkapkan, pelaku mengakui obat-obatan tersebut adalah miliknya yang akan dijual. Pelaku juga mengakui membeli obat-obatan itu di Jakarta.

“Saat kita interogasi, tersangka mengaku mendapatkan barang tersebut dengan cara membeli kepada seseorang yang biasa di panggil dengan sebutan LT di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat. LT masuk DPO kami, karena alamatnya juga tidak jelas,” ungkapnya.

Kasatreskoba menegaskan, para tersangka dijerat Pasal 196 jo Pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. (RIO)

Editor: Redaksi