Perang Opini dan Informasi jadi Tantangan Serius Bagi TNI

CIREBON – Tantangan yang saat ini dihadapi dan yang akan datang adalah perang informasi, perang opini dan perang dalam membangun kepercayaan instansi TNI terhadap masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Komandan Korem 063/SGJ Kolonel Inf Elkines Vilando Dewangga K SAP saat ngobrol santai dengan personel Penerangan Korem 063/SGJ di Kantor Penrem 063/SGJ Jalan Brigjend Dharsono By Pass Kota Cirebon, Sabtu (08/08).

Dikataka Danrem, saat ini TNI mendapatkan kepercayaan tertinggi dari masyarakat Indonesia,hal ini tidak terlepas dari kemampuan satuan kewilayahan dalam bidang teritorial.

“Namun demikian semua yang telah dilakukan oleh satuan baik kegiatan teritorial maupun kegiatan lainnya akan menjadi kegiatan yang tidak menghasilkan nilai strategis bila tidak dipublikasikan secara maksimal oleh Penerangan satuan,” katanya.

Sebagai satuan kewilayahan yang berhubungan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, Kolonel Inf Elkines Vilando Dewangga menuturkan, keberadaan personel Penerangan sangat menentukan terciptanya opini di lingkungannya.

Peran insan penerangan di satuan kewilayahan sangat penting sebagai corong dari semua kegiatan yang dilakukan oleh prajurit TNI dalam mempublikasikan dan membangun opini publik, adanya kemungkinan kerawanan yang dapat ditimbulkan dari perkembangan informasi yang bergulir sangat cepat dan mudahnya dalam mengakses serta menyebarkan opini publik yang dapat dengan mudah dilakukan oleh setiap individu maupun kelompok, hingga hal ini dapat dijadikan sarana oleh pihak-pihak tertentu untuk menjatuhkan citra sebuah organisasi maupun pemerintahan, termasuk juga TNI dan aparatur negara lainnya, menjadi kerawanan dalam segala aspek baik di bidang ideologi, politik, sosial maupun budaya serta Hankam,” ujarnya.

Masih kata Danrem, Kegiatan Ngobrol Santai tersebut sebagai bentuk kepedulian dari Komandan Korem 063/SGJ untuk mengenal personel Penerangan Korem (Penrem).

“Selain ingin mengenal personel Penerangan, saya juga ingin mendengarkan hambatan maupun kendala–kendala yang di hadapi Penrem 063/SGJ ketika saat melaksankan tugas,” katanya. (EZA)

Editor: Redaksi