Video Pemandu Ziarah Hebohkan Publik, Juru Kunci Gunung Jati Bantah Lubang Puser Bumi Tembus Makkah

Gunung Jati
Lubang Puser Bumi di Gunung Jati yang viral heboh di media sosial. FOTO:RIO
0 Komentar

Ia menyebut pernyataan tersebut sebagai kekeliruan total yang bertentangan dengan ajaran Wali Songo.

“Berita seperti itu saya klarifikasi, itu salah total. Para wali tidak pernah mengajarkan sesuatu yang di luar akal sehat dan nalar manusia,” tegasnya.

Menurutnya, Puser Bumi bukanlah pusat dunia, apalagi memiliki keterkaitan fisik dengan wilayah lain seperti Makkah.

Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru

Istilah Puser Bumi merujuk pada titik nol atau pusat kawasan perbukitan yang kini menjadi lokasi kompleks Makam Sunan Gunung Jati dan para bangsawan Cirebon.

Menariknya, situs Puser Bumi tidak hanya terdapat di Kompleks Makam Sunan Gunung Jati. Situs serupa juga ada di Kompleks Makam Syekh Datuk Kahfi yang letaknya berseberangan.

Hal ini semakin menegaskan bahwa Puser Bumi merupakan penanda geografis dan simbolis, bukan sesuatu yang bersifat mistis berlebihan.

“Jadi Puser Bumi itu artinya pusat kawasan, bukan pusat dunia. Sangat keliru kalau diartikan punya lorong tembus ke Makkah,” ungkap Nasirudin.

Ia juga mengingatkan bahwa Sunan Gunung Jati sebagai salah satu Wali Songo menyebarkan ajaran Islam yang berlandaskan syariat.

Seluruh ilmu dan dakwah yang diajarkan para wali selaras dengan akal sehat dan nilai-nilai keislaman.

“Wali itu bersyariat. Tidak mengajarkan sesuatu yang di luar nalar manusia,” pungkasnya. (rio)

0 Komentar