Warga Desa Sukamulya Antusias Ikut Sosialisasi Program MBG

Makan Gratis
Sosialisasi program MBG di Gedung Aula PGRI Cilamaya Kulon Desa Sukamulya Kec. Cilamaya Kulon Karawang, pada Senin, (2/3/2026).
0 Komentar

KARAWANG– Kegiatan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar sebagai upaya memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program MBG di Gedung Aula PGRI Cilamaya Kulon Desa Sukamulya Kec. Cilamaya Kulon Karawang, pada Senin, (2/3/2026). Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan edukasi ke masyarakaat mengenai pentingnya asupan gizi sejak dini.

Anggota Komisi IX DPR RI, Cellica Nurrachadiana menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini.

Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru

“Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan bentuk komitmen negara dalam memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas. Tujuan besarnya adalah menekan angka stunting dan mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,”tegasnya.

Ia mengatakan bahwa setiap kebijakan publik tentu tidak lepas dari berbagai tanggapan masyarakat. Namun demikian, pengawasan dan evaluasi terus dilakukan agar program berjalan tepat sasaran.

“Kita memahami bahwa dalam pelaksanaannya masih ada berbagai tantangan. Karena itu, fungsi pengawasan dari DPR RI, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting agar program ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi penerima,”katanya.

Selain berdampak pada peningkatan gizi anak, Cellica menjelaskan, program MBG juga memiliki efek multiplier terhadap perekonomian lokal. Keterlibatan pelaku UMKM, pengadaan bahan pangan dari masyarakat sekitar, serta pemberdayaan tenaga kerja di dapur penyedia makanan menjadi bagian dari ekosistem program ini.

“Program ini bukan hanya soal makanan bergizi, tetapi juga tentang pemberdayaan masyarakat. Dari ibu-ibu yang terlibat dalam pengolahan makanan hingga petani dan pemasok bahan pangan lokal, semuanya menjadi bagian dari rantai manfaat program ini,” jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Cellica berharap masyarakat semakin memahami pentingnya asupan gizi seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, serta turut berperan aktif dalam mendukung dan mengawasi pelaksanaan Program MBG agar berjalan optimal dan berkelanjutan.

0 Komentar