CIREBON – Suasana reses Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti, di Kecamatan Kejaksan, Selasa (17/3/2026), berlangsung penuh dinamika.
Warga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan yang selama ini mereka rasakan, mulai dari persoalan layanan BPJS Kesehatan, rumah tidak layak huni (rutilahu), hingga infrastruktur jalan dan saluran yang belum memadai.
Salah satu warga, Ridwan (47), dengan nada berharap menyampaikan kondisi jalan di lingkungannya yang rusak dan berlubang namun belum juga mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru
“Ya, sebagian jalan di tempat saya rusak dan berlubang. Sampai sekarang belum diperbaiki,” ujarnya di hadapan peserta reses.
Ridwan pun memohon agar aspirasi tersebut dapat diteruskan dan diperjuangkan oleh wakil rakyat di DPRD Kota Cirebon agar segera ditindaklanjuti.
Keluhan serupa juga datang dari warga lainnya yang mengungkapkan masih adanya kendala dalam akses layanan BPJS Kesehatan, serta kebutuhan perbaikan rumah tidak layak huni yang dinilai mendesak.
Menanggapi hal tersebut, Rinna Suryanti menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses akan menjadi catatan penting dan akan diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD.
“Reses ini menjadi momen penting bagi kami untuk mendengar langsung suara masyarakat. Semua masukan terkait BPJS, rutilahu, maupun infrastruktur akan kami tampung dan dorong agar bisa segera direalisasikan oleh pemerintah daerah,”tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan saluran air menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Rinna berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat terus diperkuat agar berbagai persoalan yang dikeluhkan warga, khususnya di wilayah Kejaksan, dapat segera teratasi. (eza)
