SUKABUMI– Kegiatan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) sukses terselenggara di PCNU Parungkuda, Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Sukabumi, Senin, (16/3/2026).
Sosialisasi ini menghadirkan, anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin yang disambut antusias tinggi dari masyarakat setempat.
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru
“Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat lokal melalui keterlibatan petani, peternak, dan pelaku usaha pangan,”tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan ekosistem rantai pasok dalam pelaksanaan program ke depan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
“Saya berharap pada tahun kedua pelaksanaan program ini kita tidak lagi terlalu banyak memperdebatkan mengenai standar menu, melainkan mulai berfokus pada penguatan ekosistem rantai pasok,”ucapnya.
Lebih lanjut, Zainul mengajak masyarakat untuk aktif mengawal dan memberikan masukan terhadap program MBG secara objektif dan konstruktif.
“Masyarakat memiliki hak untuk melakukan pengawasan dan menyampaikan kritik. Namun saya berharap kritik tersebut disampaikan secara jelas, objektif, dan disertai informasi yang lengkap agar dapat ditindaklanjuti dengan baik,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa program MBG memiliki standar anggaran yang telah ditetapkan, serta melibatkan puluhan tenaga kerja di setiap dapur layanan, yang sebagian besar berasal dari masyarakat sekitar.
Hal ini menunjukkan bahwa program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi, tetapi juga membuka lapangan kerja.
Baca Juga:Tahun 2025, 21 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Daop 3 Cirebon Pelaku Curanmor Beraksi di Masjid. Aksinya Terekam CCTV
Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Selain menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, program ini juga menyasar ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia dini.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat terkait pelaksanaan program MBG, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program tersebut.(eza)
