Fitur lain yang bisa dimanfaatkan adalah fitur Super Steady yang telah ditingkatkan. Kini, terdapat opsi horizontal lock yang membuat video tetap lurus dan stabil meski HP dimiringkan atau diputar hingga 360 derajat. Fitur ini berguna untuk menciptakan video cinematic tanpa pakai gimbal, misalnya bikin konten dengan POV dari tengah-tengah pawai atau konten transisi dari momen berbuka ke malam takbiran.
Galaxy S26 Ultra dilengkapi dengan sistem pemrosesan gambar terbaru melalui AI ISP dan ProVisual Engine yang telah ditingkatkan. Keduanya sama-sama memanfaatkan AI untuk memproses gambar secara real-time, jadi foto dan video tetap terlihat tajam dan konsisten di berbagai kondisi pencahayaan.
AI ISP mampu mengenali berbagai elemen pada gambar, seperti tekstur, warna, dan pencahayaan, untuk menjalankan pemrosesan gambar yang lebih presisi. Jadi, detail seperti warna kulit dan tekstur rambut tetap terlihat natural meski foto diambil dalam kondisi cahaya yang menantang.
Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru
Lalu, ProVisual Engine menyempurnakan hasil tangkapan kamera dengan mengurangi noise dan menjaga ketajaman gambar. Kombinasi keduanya memungkinkan Galaxy S26 Ultra menghasilkan foto dan video yang lebih hidup.
Selain itu, Galaxy S26 Ultra juga dilengkapi dengan fitur Photo Assist berbasis Galaxy AI yang telah ditingkatkan. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengedit gambar langsung dari Gallery, seperti menghapus atau menambahkan objek serta menyesuaikan elemen visual secara lebih natural tanpa memerlukan aplikasi tambahan.
Keindahan malam takbiran tidak hanya untuk dilihat, tetapi juga untuk didengar. Galaxy Buds4 Pro dirancang sebagai pasangan ideal untuk Galaxy S26 Ultra melalui konektivitas antar perangkat Galaxy yang seamless dan membantu pengguna menghasilkan konten dengan kualitas suara yang lebih jernih dan detail pada momen spesial tersebut.
Saat mengedit video malam takbiran, pengguna bisa menggunakan Active Noise Cancellation (ANC) dan Adaptive EQ berbasis AI untuk menghadirkan gema takbir yang lebih jernih dan immersive langsung ke telinga.
Jadi, pengguna bisa mendengar dengan lebih saksama mana elemen audio yang bisa digunakan atau dibuang. Lalu, saat ada audio yang terasa mengganggu, pengguna bisa menggunakan fitur Audio Eraser dari Galaxy AI untuk menghilangkan suara yang tidak diinginkan secara otomatis.
