KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Ratusan Penumpang Dievakuasi

Kereta Api
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu
0 Komentar

BREBES-Kecelakaan kereta api kembali terjadi. Dua gerbong Kereta Api Bangunkarta jurusan Stasiun Jombang – Pasar Senen, Jakarta, anjlok di perlintasan kilometer 312+214 atau sekitar 500 meter dari Stasiun Talok, Bumiayu, Senin (6/4/2026) pukul 14.15 WIB.

Dua gerbong yang keluar dari rel merupakan gerbong pertama dan kedua kelas ekonomi. Posisi gerbong yang keluar jalur menyebabkan perjalanan kereta langsung terhenti.

Hingga saat ini, penyebab pasti anjloknya kereta masih dalam penyelidikan pihak kepolisian bersama PT Kereta Api Indonesia Daop 5 Purwokerto.

Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh penumpang yang berjumlah sekitar 615 orang harus dievakuasi dari rangkaian kereta.

Para penumpang kemudian diarahkan menuju Stasiun Talok untuk selanjutnya diberangkatkan ke Jakarta menggunakan 10 armada bus yang telah disiapkan oleh pihak KAI.

Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin mengungkapkan bahwa insiden ini berdampak pada terganggunya sejumlah perjalanan kereta api di jalur selatan wilayah Brebes.

“Akibat anjloknya KA Bangunkarta, sejumlah perjalanan kereta api di jalur selatan mengalami gangguan dan terhenti,” ujarnya.

Beberapa kereta yang terdampak di antaranya KA Gayabaru Malam Selatan yang tertahan di Stasiun Kretek, KA Kamandaka di wilayah Purwokerto, KA Argo Semeru di Stasiun Kroya, KA Sawunggalih di Stasiun Sumpiuh, serta KA Manahan di Stasiun Linggapura. Selain itu, KA Kamandaka juga dilaporkan tertahan di Stasiun Prupuk, Kabupaten Tegal.

Hingga kini, proses penanganan dan perbaikan jalur masih terus dilakukan. Sementara itu, perjalanan kereta api di lintasan selatan dipastikan mengalami gangguan signifikan akibat insiden tersebut.(*)

0 Komentar