Kasus Dugaan Penculikan Bocah 9 Tahun di Cirebon Masih Didalami Polisi

Culik
Kasat Reskrim AKP Adam Gana saat memberikan keterangan pers di Mapolres Cirebon Kota, Rabu sore (8/4/2026).
0 Komentar

CIREBON – Kasus dugaan penculikan yang menimpa seorang bocah berinisial KA (9), warga Kampung Kesunean Selatan, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, masih terus didalami pihak kepolisian.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan jembatan Kesunean dan kini dalam penanganan serius Polisi.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota dikabarkan telah mengantongi ciri-ciri hingga identitas terduga pelaku.

Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru

Hal itu disampaikan Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar melalui Kasat Reskrim AKP Adam Gana saat memberikan keterangan pers di Mapolres Cirebon Kota, Rabu sore (8/4/2026).

“Betul, korban dan keluarganya sudah membuat laporan resmi kepada kami. Kasus ini masih dalam penyelidikan. Untuk pelaku, kami sudah mengantongi ciri-ciri dan identitasnya,” ujar AKP Adam Gana.

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan secara pasti bahwa peristiwa tersebut merupakan aksi penculikan. Hingga saat ini, kasus masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

“Masih lidik, masih kita dalami dulu. Dugaannya, ini masih dugaan penculikan,” tegasnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, AKP Adam Gana, pihaknya menduga pelaku hanya satu orang dan merupakan warga Cirebon.

“Satu orang pelaku, dan diduga merupakan warga Cirebon,” ungkapnya.

Terkait kondisi korban, AKP Adam menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan visum terhadap korban. Namun, hasil pemeriksaan medis tersebut masih belum keluar karena prosesnya dilakukan pada hari yang sama dengan pelaporan pada hari Rabu (8/4/2026).

Baca Juga:Tahun 2025, 21 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Daop 3 Cirebon Pelaku Curanmor Beraksi di Masjid. Aksinya Terekam CCTV

“Korban sudah dilakukan visum. Saat ini kami masih menunggu hasilnya karena kejadian dan laporan dilakukan hari ini juga. Anggota kami masih terus melakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Hingga kini, polisi terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian serta memastikan status hukum peristiwa yang dialami korban. (eza)

0 Komentar