Sosialisasi MBG di Bogor. Achmad Ru’yat: Ini Investasi Masa Depan Bangsa

Makan Gratis
Sosialisasi MBG di Aula Masjid Tazkiyatun Nabawi, Desa Bojong Indah, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Rabu (8/4/2026).
0 Komentar

BOGOR – Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat terus digencarkan.

Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di Aula Masjid Tazkiyatun Nabawi, Desa Bojong Indah, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung peningkatan kualitas gizi, khususnya bagi kelompok rentan.

Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru

Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat yang hadir sebagai narasumber utama menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun generasi sehat dan berkualitas.

Menurutnya, program yang diinisiasi di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto sejak 2025 ini bertujuan meningkatkan status gizi generasi muda, sekaligus menekan angka stunting, malnutrisi, dan kemiskinan.

“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan makanan, tetapi juga bagian dari upaya besar menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dampak program ini tidak hanya dirasakan di sektor kesehatan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Program MBG dinilai dapat membuka lapangan kerja baru melalui dapur umum, serta melibatkan nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM lokal.

“Selain meningkatkan gizi, program ini juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, seperti pengurangan kelaparan dan peningkatan akses pendidikan,” jelasnya.

Terkait pendanaan, Achmad menyebutkan pengelolaan program dilakukan secara terpusat oleh Badan Gizi Nasional dengan dukungan lintas sektor, termasuk pemanfaatan dana operasional pendidikan untuk fasilitas pendukung.

“Program ini bukan sekadar pengeluaran negara, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Keberhasilan MBG akan sangat menentukan masa depan bangsa. Ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah kepada kelompok rentan seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,”sebutnya.

Baca Juga:Tahun 2025, 21 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Daop 3 Cirebon Pelaku Curanmor Beraksi di Masjid. Aksinya Terekam CCTV

Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya asupan gizi seimbang serta turut mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis secara optimal di berbagai daerah. (eza)

0 Komentar