CIREBON — Suasana hangat penuh kebersamaan berubah menjadi malam spektakuler saat Halal Bi Halal & Konser Amal menghadirkan Pasha Ungu, Sabtu malam (pukul 19.00 WIB).
Tak sekadar hiburan, acara ini menjadi panggung kepedulian sosial yang menyentuh hati masyarakat Kota Cirebon.
Kegiatan yang dihadiri Ibu Walikota Cirebon beserta jajaran, serta keluarga Wakil Walikota, turut diperkuat kehadiran unsur Muspida.
Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru
Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadikan acara ini terasa semakin khidmat dan penuh makna.
Sorotan utama tentu saja penampilan Pasha Ungu yang sukses membius penonton. Namun, panggung juga semakin semarak dengan kehadiran grup lawak legendaris Srimulat yang mengundang gelak tawa, serta penyanyi dangdut Ghina Sheila yang tampil enerjik.
Momen paling memikat terjadi saat lagu Seperti Mati Lampu menggema. Secara mengejutkan, panggung dihidupkan oleh penampilan komunitas line dance Cipto Garden.
Sebanyak 13 penari tampil kompak di bawah arahan founder Ci Enggrayyani, memadukan gerakan modern dengan balutan busana sederhana namun elegan.
“Penampilan ini bukan hanya hiburan, tapi bentuk kebersamaan dan semangat komunitas yang ingin kami tunjukkan kepada masyarakat,” ujar Ci Enggrayyani.
Tak hanya menghadirkan kemeriahan, Ci Enggrayyani acara ini juga membawa misi sosial yang kuat. Seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk anak-anak yatim di Cirebon.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus membantu mereka yang membutuhkan. Ini adalah wujud nyata kepedulian bersama,” ungkapnya.
Baca Juga:Tahun 2025, 21 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Daop 3 Cirebon Pelaku Curanmor Beraksi di Masjid. Aksinya Terekam CCTV
Dikatakan Dia, kesuksesan acara ini menjadi bukti bahwa perpaduan seni, silaturahmi, dan aksi sosial mampu menciptakan momen luar biasa.
“Malam itu, Cirebon bukan hanya dipenuhi musik dan tawa, tetapi juga dipeluk oleh cinta dan kepedulian yang nyata,” katanya. (eza)
