Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis, DPR Tekankan Perbaikan Tata Kelola dan Pengawasan Ketat

Makan Gratis
Sosialisasi program MBG di Gedung Istanaku, Bekasi, Jumat (10/4/2026).
0 Komentar

BEKASI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi bersama mitra kerja yang digelar di Gedung Istanaku, Bekasi, Jumat (10/4/2026).

Sejumlah pihak menegaskan pentingnya pembenahan menyeluruh agar program unggulan ini benar-benar berdampak maksimal bagi peserta didik.

Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI Nuroji, perwakilan SPPG Jakarta Yusda Aripin Salman, serta Kepala SMP IT Almadaniah Didin Miftahudin Lutfi.

Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru

Dalam pernyataannya, Nuroji menegaskan bahwa penguatan tata kelola menjadi kunci utama keberhasilan Program MBG. Ia mengungkapkan masih adanya berbagai tantangan di lapangan, mulai dari pengawasan penyedia makanan, standar keamanan pangan, hingga kesiapan infrastruktur dapur SPPG yang belum merata.

“Peningkatan kualitas dan edukasi gizi harus dilakukan melalui standarisasi menu berbasis kebutuhan lokal dan selera anak. Selain itu, pelatihan rutin bagi pengelola dapur serta edukasi publik sangat penting agar masyarakat memahami konsep gizi seimbang, bukan sekadar tampilan menu,”tegasnya.

Tak hanya itu, Nuroji juga menekankan bahwa keberhasilan program tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus didukung integrasi kebijakan serta kolaborasi lintas sektor.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi masa depan bangsa. Perbaikannya bukan untuk menghentikan program, tetapi untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan terlindungi,” tambahnya.

Ia memastikan DPR RI akan terus mengawal implementasi program agar berjalan aman, transparan, adil, dan berkelanjutan. Menurutnya, dampak positif MBG sudah mulai terlihat, terutama pada peningkatan kesehatan dan konsentrasi belajar siswa.

“Program MBG memiliki tujuan strategis, mulai dari meningkatkan akses makanan bergizi, menekan angka kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja, meningkatkan prestasi pendidikan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pangan lokal,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, DPR, institusi pendidikan, dan masyarakat semakin kuat demi menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis sebagai fondasi mencetak generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. (eza)

0 Komentar