SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
BerandaNasionalMengenal Museum Wayang Jakarta, Ada Wayang asal Rusia Juga

Mengenal Museum Wayang Jakarta, Ada Wayang asal Rusia Juga

Mengenal Museum Wayang Jakarta Ada Wayang asal Rusia Juga
Mengenal Museum Wayang Jakarta, Ada Wayang asal Rusia Juga

Museum Wayang di DKI Jakarta menjadi salah satu cagar budaya milik bangsa Indonesia.

Sebelumnya, Museum Wayang di DKI Jakarta ini sempat hancur total akibat gempa dahsyat.

Museum Wayang di DKI Jakarta ini terletak tepatnya di daerah Jakarta Barat.

Baca JugaRiesca Rose : Jangan Tuduh Aku Selingkuhan SuleManchester City Rekrut Sergio Gomez dari Anderlecht

Dikutip dari cagarbudaya.kemdikbud.go.id, Museum Wayang ini masuk dalam daftar lokasi cagar budaya Indonesia.

Museum Wayang ini adalah tempat yang bukan sekedar menjadi objek rekreasi semata.

Baca JugaPelatih Budiman Bawa Persib Koleksi Tiga AngkaPersib Belum Tentukan Pengganti Rene Albert

Di sana kita bisa melakukan studi bagi para pelajar dan akademis, bahkan dijadikan tempat pelatihan, pusat dokumentasi, dan penelitian pewayangan, serta dapat dijadikan media pengetahuan budaya antardaerah dan antarbangsa.

Museum Wayang buka setiap hari Selasa hingga Minggu mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Sementara itu, untuk tarifnya orang dewasa dikenakan biaya Rp 5.000, sedangkan pelajar Rp 3.000 dan anak-anak Rp 2.000.

Baca JugaRobert Rene Albert Ucapkan Hatur Nuhun, Mundur dari PersibSukses Bawa Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022, Bima Sakti Ajukan Permohonan ke PSSI

Pegelaran wayang secara langsung juga bisa dinikmati secara gratis tanpa biaya tambahan pada minggu kedua dan minggu ketiga setiap bulan nya, dengan waktu pagelaran jam 10.00 – 14.00 WIB.

Gedung artistik ini berada wilayah Kota Tua, tepatnya di Jalan Pintu Besar Utara No. 27 Jakarta Barat.

Museum Wayang dibangun pada tahun 1912, yang sebelumnya adalah tanah gereja yang dibangun pada tahun 1640 dengan nama de Oude Holandsche Kerk.

Baca JugaPosisi Irianto Jadi Bek Kanan Persib saat Bertemu PSIS dinilai BaikRobert Rene Albert Ucapkan Hatur Nuhun, Mundur dari Persib

Bangunan yang dahulunya gereja ini pernah hancur total akibat terkena gempa bumi.

Lalu pada tahun 1732 sempat diperbaiki dan namanya diganti menjadi de Nieuw Holandsche Kerk.

Genootshap van Kunsten en Wetwnschappen, yaitu lembaga yang menangani pengetahuan dan kebudayaan Indonesia lantas membeli bangunan ini.

Baca JugaRiesca Rose : Jangan Tuduh Aku Selingkuhan SulePosisi Irianto Jadi Bek Kanan Persib saat Bertemu PSIS dinilai Baik

Kemudian, gedung tersebut diserahkan kepada Stichting Oud Batavia pada tanggal 22 Desember 1939 untuk dijadikan museum dengan nama Oude Bataviasche Museum.

Hingga setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1957 gedung ini diserahkan kepada Lembaga Kebudayaan Indonesia.

Lalu pada tanggal 17 September 1962 diberikan kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah DKI Jakarta pada tanggal 23 Juni 1968 untuk dijadikan sebagai Museum Wayang.

Baca JugaPosisi Irianto Jadi Bek Kanan Persib saat Bertemu PSIS dinilai BaikRiesca Rose : Jangan Tuduh Aku Selingkuhan Sule

Museum Wayang sendiri diresmikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Bapak H. Ali Sadikin pada tanggal 13 Agustus 1975 dan sejak 16 September 2003 museum ini mendapat perluasan bangunan hibah dari Bapak H. Probosutejo.

Sesuai dengan namanya, museum tersebut menyimpan ragam koleksi wayang, baik dari Indonesia maupun mancanegara.

Di Museum Wayang kita bisa menemukan berbagai koleksi wayang dan boneka dari negara-negara sahabat diantaranya Malaysia, Thailand, Suriname, Cina, Vietnam, Perancis, Polandia, India, Kamboja, hingga Rusia.

Baca JugaPenulis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam di New YorkAda Agnez Mo sampai Jhonny Iskandar di Synchronize Fest 2022

Museum Wayang mengajak untuk mengenal berbagai karakter pewayangan, sikap maupun perilaku lakon dari berbagai daerah.

Hal itu bisa diketahui melalui tampilan wayang yang mempunyai bobot luhur dan tinggi nilainya dalam budaya dengan menyaksikan sejumlah koleksi wayang, seperti wayang kulit, wayang golek, patung wayang, topeng wayang, wayang beber, wayang kaca, gamelan, serta lukisan-lukisan wayang.

Perlu diketahui Wayang Indonesia juga telah diakui oleh badan pengelola budaya dunia UNESCO (United Educational, Scientific and Cultural Organization) pada tanggal 17 November 2003 di Kota Paris.

Baca JugaPersib Belum Tentukan Pengganti Rene AlbertPelatih Budiman Bawa Persib Koleksi Tiga Angka

Dengan memproklamirkan Wayang Indonesia sebagai ‘Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity’, dimana wayang Indonesia telah diakui sebagai karya agung budaya dunia.

ADVERTISING
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Rekomendasi untuk Anda

Berita Lainnya