CIREBON — Gelombang arus balik pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 mulai memuncak. Stasiun Cirebon, Jawa Barat, diserbu ribuan calon penumpang kereta api, Sabtu sore (3/1/2026).
Sejak siang hari, area stasiun tampak sesak dipenuhi pemudik yang memilih kembali lebih awal ke kota tujuan. Kepadatan penumpang terlihat dominan pada kereta api tujuan Jakarta dan sejumlah kota besar lainnya.
Antrean panjang terjadi di ruang tunggu hingga peron, menandai dimulainya fase krusial arus balik Nataru. Sejumlah penumpang mengaku sengaja mempercepat kepulangan untuk menghindari lonjakan penumpang di puncak arus balik.
Baca Juga:Pedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun BaruTahun 2025, 21 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Daop 3 CirebonÂ
Selain itu, dimulainya kembali aktivitas kerja pada Senin mendatang menjadi alasan utama mereka tidak menunda perjalanan.
Eka, salah satu penumpang tujuan Jakarta, mengatakan dirinya memilih balik lebih awal demi kenyamanan perjalanan.
“Saya pilih balik hari ini supaya lebih nyaman. Besok pasti lebih padat, sementara Senin sudah mulai kerja lagi,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Cirebon.
Berdasarkan data PT KAI Daop 3 Cirebon, sedikitnya sekitar 8.000 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Cirebon hanya dalam satu hari. Angka tersebut diperkirakan terus meningkat seiring mendekati puncak arus balik.
Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menyebutkan lonjakan penumpang pada arus balik Nataru tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan hari normal.
“Pada masa arus balik Nataru ini, jumlah penumpang di Stasiun Cirebon meningkat cukup signifikan. Kami memprediksi puncak arus balik terjadi pada Minggu, karena Senin aktivitas kerja sudah kembali normal,” sebutnya.
Ia juga mengimbau para calon penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan jadwal keberangkatan, serta mematuhi seluruh ketentuan demi kelancaran perjalanan.
Muhibbuddin menambahkan, tingginya minat masyarakat membuat penjualan tiket melampaui kapasitas.
Baca Juga:Pelaku Curanmor Beraksi di Masjid. Aksinya Terekam CCTVKonferensi Pers Akhir Tahun, Polres Cirebon Kota Paparkan Kinerja dan Penurunan Kejahatan
“Dari sekitar 74.900 tiket yang tersedia, tingkat keterisian sudah menembus 106 persen,” pungkasnya. (rio)
