CIREBON-Trotoar berlubang di Kota Cirebon memakan korban jiwa. Seorang pria diketahui berinisial Edison (53) warga Kelurahan/Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon ditemukan meninggal dunia.
Korban meninggal dunia diduga kejeblos atau jatuh masuk ke dalam selokan atau saluran air di bawah trotoar yang berlubang besar seberang depan SPBU Cangkol, Jalan Yos Sudarso, Kota Cirebon, pada Sabtu (03/01/2026) sekitar pukul 06.20 WIB.
Jasad jorban pertama kali ditemukan oleh Pendi (60) seorang penarik becak warga Kampung Cangkol Tengah, Kota Cirebon. Awalnya, Pendi sedang menarik becak
Baca Juga:Pedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun BaruTahun 2025, 21 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Daop 3 CirebonÂ
Saat melintas di TKP sekitar pukul 04.00 WIB, Pendi melihat ada kaki seorang laki-laki di dalam trotoar berlubang (saluran air). Kaget melihat ada mayat, dirinya memberitahu warga setempat.
Warga yang mendapat laporan Pendi langsung berdatangan ke TKP. Salah satu warga melapor ke Polisi. Petugas dari Polsek Lemahwungkuk bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Cirebon Kota yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.
Usai olah TKP, jenazah korban selanjutnya dievakuasi dibawa ke RSD Gunung Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis dan forensik guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Usep Winta didampingi Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKBP M Haris Hermanto mengatakan, korban meninggal dunia diduga terbentur trotoar beton penutup saluran air ketika terjatuh ke dalam lubang.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka akibat senjata tajam pada tubuh korban, namun terdapat memar yang diduga akibat benturan dengan penutup parit di sekitar lokasi kejadian,”katanya, Sabtu (3/1/2026).
Iptu Usep menyebutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Penyelidikan terus berjalan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil pemeriksaan dari dokter forensik untuk memastikan penyebab kematian korban,”pungkasnya. (rio)
