Ia pun berharap kepengurusan baru mampu menjadi motor penggerak kebangkitan olahraga perempuan, sekaligus melakukan pembinaan berkelanjutan terhadap atlet wanita agar mampu berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
“Yang kita mulai hari ini bukan sekadar pelantikan, tetapi sebuah kesadaran baru. Kesadaran bahwa kesehatan perempuan adalah fondasi kekuatan sebuah kota,” pesannya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Cirebon Abdul Sholeh mengatakan, pelantikan ini harus menjadi titik awal kerja nyata, bukan sekadar seremoni.
Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru
“Kami berharap pelantikan ini tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi menjadi awal sinergi yang kuat. Dinas Pemuda dan Olahraga siap membuka komunikasi dan berkolaborasi dalam setiap program,” katanya.
Ia juga menyoroti gaya hidup masyarakat yang masih minim aktivitas fisik. Fsilitas olahraga di kawasan Bima Utama dan Bima Madya dapat dimanfaatkan secara optimal, termasuk oleh komunitas perempuan.
“Di kawasan tersebut tersedia lintasan jalan, lapangan sepak bola, hingga kolam renang yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang bersama untuk membangun kebiasaan hidup sehat,”tuturnya.
Ia pun mendorong Perwosi untuk aktif merancang program dan event olahraga yang terarah agar dapat difasilitasi pemerintah daerah.
“Harapannya, geliat olahraga di Kota Cirebon semakin berkembang dan membawa dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (eza)
