Ad 970x250

Ketua MUI Jawa Timur Disuntik Vaksin AstraZeneca

hari ini disuntik ketua mui jatim kh hasan mutawakkil alallah tegaskan kehalalan vaksin astrazeneca 68984
Ketua MUI Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah disuntik vaksin Covid AstraZeneca dosis pertama di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (22/3). Vaksinasi tersebut disaksikan secara langsung oleh Presiden Jokowi dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Foto: YouTube)

BERITA-Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur (MUI Jatim) KH Hasan Mutawakkil Alallah menegaskan kehalalan vaksin Covid-19 AstraZeneca, Senin (22/3).

Penegasan tersebut disampaikan Kiai Hasan, setelah menerima suntikan vaksin AstraZeneca dosis pertama di Pendopo Delta Wibawa,Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (22/3).

Baca: Daging Babi, dari Kaesang Pangarep Engga Sengaja Makan bikin Ngangenin hingga Vaksin AstraZeneca Dibolehkan MUI

Penyuntikan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin,dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Tadi pagi, Presiden telah bertemu dengan para kiai sepuh, mendengar pendapat dan respon para Romo Kiai, serta para pengasuh pondok pesantren. Vaksin AstraZeneca ini hukumnya halalan dan thoyiban,” ujar Kiai Hasan.

Ia pun mengimbau masyarakat, agar dapat memanfaatkan program vaksinasi ini dengan baik. Karena program ini ditujukan untuk menjaga jiwa dan keselamatan seluruh rakyat.

“Tidak ada pemerintah yang akan mencelakakan rakyatnya sendiri. Sesuai hasil audit Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan musyawarah Komisi Fatwa, hari ini MUI akan memberikan fatwa kehalalan vaksin AstraZeneca dan keamanan penggunaannya” kata Kiai Hasan.

“Kami berterima kasih kepada para presiden, apabila para santri, ustad/ustadzah hafizh/hafizhah diberi vaksin AstraZeneca. Kami bersyukur. Mudah-mudahan, ini bisa ditiru oleh masyarakat masyarakat lain. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bu Khofifah, yang selama ini banyak mendukung program pesantren. Mudah-mudahan, bisa terus ditingkatkan,” pungkasnya. (*)