Ad 970x250

Pelaku Teror Bom Bunuh Diri di Makassar, BNPT: 90 Persen Teridentifikasi

kepala bnpt pelaku dan jaringan teror makassar 90 persen sudah teridentifikasi 69876
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar. (Foto: Ist)

BERITA-Polri meningkatkan pengamanan gereja di seluruh Indonesia jelang peringatan kebangkitan Yesus Kristus atau Paskah. Peningkatan pengamanan itu dilakukan usai ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

“Tentunya akan ada operasi rutin yang kita tingkatkan, yang nanti dari Asops Kapolri nanti akan memberikan petunjuk ke wilayah ya. Terutama yang berkaitan dengan kematian Tuhan dan kemudian juga ada Paskah ini,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam jumpa pers di Mabes Polri, Minggu (28/3/2021).

“Tentunya ini dari pihak kepolisian itu sedang melakukan pengamanan patroli terutama patroli dan pengamanan kepada gereja yang lain,” sambungnya.

Untuk diketahui, hari ini umat Katolik memasuki masa Pekan Suci Paskah. Rangkaian ibadah Pekan Suci Paskah ini dimulai dengan Minggu Palma yang diperingati hari ini. Kemudian, dilanjutkan dengan Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah pada 4 April mendatang.

Sementara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar menyebutkan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar Minggu (28/3) pagi sudah mengerucut.

Baca: Kapolda Sulsel Duga Bom di Depan Gereja Katedral Makassar Berjenis High Explosive

Apakah pelaku teror bom di Makassar terkait dengan Jamaah Ansharut Daulah atau Jamaah Islamiyah? Atau sel jaringan teroris baru?

Baca: Penunjukkan Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT, IPW Tuding Jenderal Idham Azis Melakukan Kesalahan Fatal

“Mendekati 90 persen sudah teridentifikasi. Mudah-mudahan dalam beberapa waktu lagi diumumkan,” ungkap Boy dikutip dari RM.id, Minggu (28/3) malam.

Baca: 23 TSK Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah Tiba di Jakarta dari Lampung

Dikatakannya, perkembangan kasus penelusuran pelaku kelompok teror amat signifikan. Tim dari kepolisian sudah melakukan identifikasi fisik dan forensik orang yang diduga pelaku bom aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar.

Baca: Densus 88 Tangkap Terduga Anggota Jaringan Teroris di Palembang

Data-data ini dipadukan dengan hasil penelusuran timnya lainnta di lapangan.

“Sudah mengerucut. Kita masih perlu kesimpulan dari tim forensik terhadap wajah pelaku dan keterangan berbagai pihak, untuk dipadukan hasilnya dengan hasil penelusuran konvensional tim lainnya,” tambahnya.

“Ya mengarah kepada kelompok teror yang memang sudah ada selama ini,” pungkas Boy. (*)