SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
BerandaEntertaiment“Everything Everywhere All at Once”, Mengajari Kita Bagaimana Mengembangkan Kemampuan Terbaik

“Everything Everywhere All at Once”, Mengajari Kita Bagaimana Mengembangkan Kemampuan Terbaik

Film Everything Everywhere All at Once
Film Everything Everywhere All at Once

Film “Everything Everywhere All at Once” di produksi oleh A24 dengan menggaet dua sutradara sekaligus yaitu Daniel Kwan dan Daniel Scheinert untuk mengerjakan produksi film ini. Dengan film bergenre drama, komedi, action dan Sci-Fi, film ini memiliki durasi 140 menit dengan suguhan cerita yang sangat menarik.

Film “Everything Everywhere All at Once” juga di produseri langsung oleh Russo bersaudara (Joe Russo dan Anthony Russo). Tidak kalah menarik lagi film ini juga mengangkat aktor dan aktis ternama Asia, sebut saja Michelle Yeoh, Stephanie Hsu, Ke Huy Quan, Jenny Slate, Herry Shum Jr, James Hong, Jamie Lee Curtis dan masih banyak lagi.

Film “Everything Everywhere All at Once” merupakan sebuah film pertualangan yang penuh aksi dan sci-fi yang menarik untuk dilihat oleh penonton. Film ini mengangkat sosok seorang wanita Asia China-Amerika (Michelle Yeoh) yang memiliki karakter lucu dan berjiwa besar dalam menghadapi pertualangan hidupnya.

Baca JugaAda Agnez Mo sampai Jhonny Iskandar di Synchronize Fest 2022Persib Belum Tentukan Pengganti Rene Albert

Wanita imigran asal Tiongkok ini terbawa masuk dalam sebuah pertualangan yang seru dan luar biasa, dimana dia sendiri yang akan mampu menyelamatkan dunia dengan menjelajahi alam semesta lainyang saling terhubung dengan kehidupan yang bisa dia jalani sekarang. Pertualangan ini termasuk dalam multidimenasi yang membutuhkan waktu panjang untuk bisa beradaptasi dan menyesuaikan diri untuk bisa tetap tenang dan rileks dalam menjalani sebuah kehidupan.

Alur cerita film ini ditulis langsung oleh sang sutradara Daniel Kwan dan Daniel Scheinert, dengan meletakkan berbagai konflik yang membuat cerita ini mengalir dan membuat seluruh penonton akan fokus dan menguras pikiran untuk mencerna jalan cerita film ini akan dibawa kemana. Plot twis cerita yang dibuat penulis juga sangat menarik dan bagus sekali untuk disimak dari awal hingga akhir.

Baca JugaPenulis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam di New YorkRiesca Rose : Jangan Tuduh Aku Selingkuhan Sule

Cerita ini pada awal mula akan membawa para penontonnya penasaran dengan tampilan pertama yang diperlihatkan oleh sang sutradara. Setelah berjalan ke pertengahan dan menuju akhir film ini sungguh baik sekali dalam menyampaikan beberpaa konflik dan pesan yang ingin disampaikan kepada penontonya. Untuk mengikuti film ini butuh konsentrasi yang tinggi dan kaya dengan dilaog-dialog penting yang dimainkan oleh pemeran di dalam film ini.

Karakter yang dimainkan oleh semua pemeran juga memiliki porsi yang pas untuk menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Michelle Yeih berhasil memukau saya dengan karakter dan penampilannya di dalam film ini sebagai pemeran utama. Pemain lain yang berperan sebagai aktor pendukung dalam film ini juga sangat baik dalam mengimbangi aktris kawakan Asia yang telah dulu mendunia dalam dunia perfilman.

Sinematografi dan Visual effect yang dimainkan dan ditampilkan dalam film ini memiliki kelas yang tinggi dan luar biasa emmukau penontonnya. Penonton akan dibawa masuk dalam berbagai dunia multidimensi atau multiverse layaknya seperti dalam film Doctor Strange Multiverse of Madness.

Baca JugaManchester City Rekrut Sergio Gomez dari AnderlechtSukses Bawa Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022, Bima Sakti Ajukan Permohonan ke PSSI

Film “Everything Everywhere All at Once” menampilkan visual efek dan sinematografi yang lebih menawan dan memukau para penontonnya. Kita akan dibawa masuk ke dalam banyak belahan dunia dengan berbagai pemandangan dan keindahan alam yang terbentang luas dari belahan dunia lain. Pertualangan dalam film ini paket lengkap dengan konflik yang dimainkan oleh masing-masing pemeran yang membuat penonton takjub dari awal hingga akhir film ini usai.

Penataan music dan sound scoring dalam film ini dibuat langsung oleh Son Lux, dengan alunan music yang menarik dna indah membuat film ini semakin hidup dan terasa ringan untuk disimak dari awal hingga akhir. Film yang menontonnya butuh konsentrasi dan butuh waktu untuk mencerna berpikir dengan jalan alur ceritanya, dengan adanya music yang bagus dapat mentransfer dengan baik apa yang ingin disampaikan dalam film ini.

Original song dalam mengisi film ini juga bagus dan menarik untuk dicari tahu, akrena lagu-lagu yang mengisi di dalamnya juga memiliki ketertarikan dan daya magnet dalam setiap lirik yang ditulis oleh penulisnya. Cerita dan music ini juga merupakan satu kombinasi yang baik untuk dipadu padankan dalam sebuah film yang memiliki dan butuh konsentrasi yang tinggi untuk memahami dan mengikutinya.

Baca JugaRiesca Rose : Jangan Tuduh Aku Selingkuhan SulePersib Belum Tentukan Pengganti Rene Albert

Film “Everything Everywhere All at Once” yang menceritakan tentang kisah imigran Asian yang berasal dari Tiongkok yang tinggal di Amerika. Evelyn Wang (Michelle Yeoh) hidup bersama suaminya Waymond Wang (Ke Huy Quan) yang memiliki satu anak perempuan bernama Joy Wang (Stephanie Hsu) dan orang tua Bapak dari Avelyn bernama Gong Gong (James Hong).

Mereka hidup dalam sebuah konflik rumah tangga yang related dengan kehidupan sehari-hari banyak orang mengalaminya. Evelyn yang memiliki usaha bersama suaminya di bidang Laundry sedang mengalami permasalahan dengan pembayaran pajak, kesulitan semakin bertambah dengan permasalahan antara Avelyn dengan anak perempuannya Joy.

Cerita semakin mearik dan banyak perhatian yang tercipta dalam film ini untuk difokuskan agar bisa mengerti jalan cerita dari film ini. ketika portal Multiverse terbuka dan dialami langsung oleh Evelyn membuat cerita semakin meanrik dan seru sekali untuk diikuti. Kita akan diajak menjelajah versi diri kita di dunia lain dengan cara yang berbeda dan tidak sama dengan apa yang terjadi di dunia kita saat ini.

Baca JugaPosisi Irianto Jadi Bek Kanan Persib saat Bertemu PSIS dinilai BaikPelatih Budiman Bawa Persib Koleksi Tiga Angka

Film “Everything Everywhere All at Once” mengajarkan kita tentang bagaimana cara kita dalam mengendalikan dan mengembangkan kemampuan terbaik dari versi kita yang ada di dalam diri ini. melakoni dua sosok sekaligus dalam sebuah kehidupan sebagai orang tua dan contoh bagi anak-anak butuh pembelajaran khusus untuk para orang tua dalam mendekati anak-anaknya dengan cara yang terbaik.

ADVERTISING
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Rekomendasi untuk Anda

Berita Lainnya