Inilah 5 Kawasan Jika Terjadi Perang Dunia III

Inilah 5 Kawasan Jika Terjadi Perang Dunia III
Orang-orang di Seoul menonton siaran TV pada 31 Oktober yang memperlihatkan rekaman file untuk laporan berita tentang Korea Utara yang menembakkan rudal ke laut antara Semenanjung Korea dan Jepang. (Foto: Reuters/Heo Ran)
0 Komentar

Ukraina

Dunia mengingat Ukraina ketika sebuah insiden di jalan masuk ke Laut Azov memicu dilepaskannya tembakan dan penahanan dua kapal patroli Ukraina. Entah dihasut oleh Rusia atau Ukraina (dan kedua pemerintah tampaknya telah memainkan peran tertentu), insiden ini menyalakan kembali ketegangan dalam krisis yang telah memanas selama beberapa tahun terakhir. Deklarasi darurat militer oleh pemerintah Ukraina menyatakan kemungkinan kerusuhan di Ukraina.

Yang pasti, Rusia tampaknya kurang berminat mengganggu status quo menjelang pemilu Ukraina, sementara pemerintah Ukraina terus kekurangan kapasitas untuk mengubah fakta di lapangan secara konsekuen.

Pemilu mungkin tidak akan banyak mengubah situasi, tetapi jelas dapat menimbulkan ketidakpastian. Mengingat ketegangan yang terus-menerus antara Rusia dan Amerika Serikat, bahkan perubahan kecil saja dapat mengancam keseimbangan yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, yang berpotensi memicu kekacauan di Eropa Timur.

Baca Juga:Menlu Belanda Joseph Luns Dukung Papua Merdeka, Duta Besar AS: Soekarno BerangSEA Games 2019: Pelatih Timnas Indonesia U-23 Ungkap Soal Kondisi Rafli dan Firza

Tentara Iran mengambil bagian dalam Hari Teluk Persia Nasional di Selat Hormuz tanggal 30 April 2019. (Foto: AFP/Atta Kenare)

Teluk Persia

Situasi politik dan militer di Timur Tengah telah menjadi krisis abadi. Tekanan ekonomi terhadap Iran terus meningkat, seiring Amerika Serikat mengambil langkah yang lebih agresif untuk membatasi perdagangan Iran. Perang Saudi di Yaman tidak menunjukkan tanda-tanda peredaan, dan sementara itu, perang sipil Suriah telah beralih pada pertempuran rendah dan lambat, dan Amerika Serikat dan Rusia tetap berkomitmen pada mitra dan proksi mereka di sana.

Tetapi konflik Suriah bisa menyala kembali kapan pun. Gejolak politik di Iran dapat membuat ketidakstabilan di kawasan itu, baik mendorong Iran pada perilaku agresif atau membuat Iran menjadi sasaran menggoda bagi musuh-musuhnya.

Dilansir dari The National Interest, ketegangan antara Kurdi, Turki, Suriah, dan Irak bisa pecah menjadi konflik terbuka kapan saja. Selain itu, pemimpin Arab Saudi telah menunjukkan kecenderungan untuk menerima risiko, bahkan ketika kemungkinan ketidakstabilan Kerajaan Saudi semakin meningkat. Mengingat kepentingan strategis kawasan ini, ketidakstabilan apa pun dapat menyebabkan konflik antara Amerika Serikat, Rusia, atau bahkan China.

0 Komentar