SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
BerandaBeritaKominfo akan Blokir Google Kalau sampai Tanggal 20 Juli Belum Daftar PSE

Kominfo akan Blokir Google Kalau sampai Tanggal 20 Juli Belum Daftar PSE

Kominfo akan Blokir Google Kalau sampai Tanggal 20 Juli Belum Daftar PSE
Kominfo akan Blokir Google Kalau sampai Tanggal 20 Juli Belum Daftar PSE

Kominfo atau Kementerian Komunikasi dan Informatika mengancam akan blokir Google bila tidak segera mendaftar PSE.

Ancaman Kominfo Blokir Google sudah dilayangkan jauh-jauh hari. Meski perusahaan global tersebut tak juga mendaftat di PSE Kominfo.

Tidak hanya Google, Kominfo juga mengancan blokir aplikasi lainnya yang tidak mendaftarkan ke PSE asing dan domestik.

Baca JugaRobert Rene Albert Ucapkan Hatur Nuhun, Mundur dari Persib3 Pelatih Ini Diinginkan Bobotoh Gantikan Robert Albert Latih Persib

Selain Google, Kominfo juga mengancam blokir kepad WhatsApp, Facebook, Tiktok hingga platform lainnya yang tidak mendaftat PSE.

PSE merupakan amanat dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

Baca Juga3 Pelatih Ini Diinginkan Bobotoh Gantikan Robert Albert Latih PersibPenulis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam di New York

Google, Facebook, WhatsApp hingga Tiktok wajib untuk mendaftarkan diri di PSE Kominfo atau terancam kena blokir.

Meski bukan perkara mudah untuk memblokir perusahaan tersebut, mengingat ketergantungan masyarakat kepada layanannya.

Google misalnya, layanan email hampir digunakan mayoritas masyarakat di Indonesia. Begitu juga WhatsApp. Sehingga upaya pemblokiran bakal berdampak besar.

Baca Juga3 Pelatih Ini Diinginkan Bobotoh Gantikan Robert Albert Latih PersibSukses Bawa Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022, Bima Sakti Ajukan Permohonan ke PSSI

Kendati demikian, dalam hitungan jam jelang ancaman blokir dari Kominfo diberlakukan, tiba-tiba ada beberapa situs web yang beralamat di google.com, whatsapp.com, gmail.com, drive.google.com, serta Facebook sudah terdaftar dan muncul di laman PSE Domestik.

Anehnya, situs google.com, whatsapp.com, gmail.com, drive.google.com, serta Facebook terlihat didaftarkan oleh perusahaan yang menggunakan layanan tersebut.

Perusahaan global sekelas Google didaftarkan dalam bentuk PT, CV, maupun perorangan. Bahkan beralamat di Sumedang.

Baca JugaSukses Bawa Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022, Bima Sakti Ajukan Permohonan ke PSSISiapapun Lawan di Semifinal AFF, Timnas U-16 Siap

Google misalnya, di kolom pencarian PSE Domestik, didaftarkan dengan website mail.gmail.com & drive.google.com didaftarkan oleh PT Nirah Digital Media.

Google juga telah terdaftar di PSE domestik, dengan pendaftar CV CITRA LESTARI, yang jika ditelusuri adalah sebuah perusahaan di Kecamatan Tebing, Karimun, Kepulauan Riau.

Sementara situs google.com juga terlihat terdaftar atas nama CV Daun Jati, sebuah CV yang bergerak di bidang konsultan perpustakaan dan arsip, yang beralamat di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Baca Juga3 Pelatih Ini Diinginkan Bobotoh Gantikan Robert Albert Latih PersibPersib Bandung Kalah, Robert Alberts Pasrah

Alamat situs whatsapp.com juga terlihat terdaftar atas nama PT Mandito Digital Teknologi, yang jika ditelusuri beralamat di bilangan Rasuna Said, DKI Jakarta.

Dari hasil tersebut, terlihat bahwa situs google.com, whatsapp.com, gmail.com, drive.google.com, serta Facebook yang terdaftar di PSE Domestik Kominfo bukan atas nama perusahaan pemilik platform aslinya.

Diketahui, perusahaan asli yang dimaksud seperti PT Google Indonesia, PT Facebook Indonesia, atau WhatsApp Ltd.

Baca JugaSukses Bawa Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022, Bima Sakti Ajukan Permohonan ke PSSI3 Pelatih Ini Diinginkan Bobotoh Gantikan Robert Albert Latih Persib

Berbeda dengan Shopee yang mendaftarkan dengan perusahaan mereka di PSE Domestik dan PT Shopee International Indonesia selaku pemilik platform Shopee juga mendaftarkan secara mandiri tiga situs yang dijalankan perusahaannya di Indonesia.

Ketiganya meliputi situs dan aplikasi Shopee Indonesia (shopeefood.co.id), ShopeeFood Driver (shopee.co.id), dan Mitra Shopee (mitra.shopee.co.id).

Layanan uang elektronik dari Shopee, ShopeePay juga sudah didaftarkan oleh PT AirPay International Indonesia pada 9 Juni 2021.

Baca JugaPenulis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam di New YorkRiesca Rose Dituding Jadi Selingkuhan Sule

Sedangkan TikTok terpantau didaftarkan oleh dua pihak, yakni PT Internusa Terus Jaya dan Novi Ilham Madhuri.

Tag:
ADVERTISING
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Rekomendasi untuk Anda

Berita Lainnya