970x250

Terkendala Cuaca, Evakuasi Puing Diduga Badan Pesawat Ada Logo Bintang Berwarna Kuning, Tulisan CNSA dan Dikelilingi Padi

2f264b4e 1fcf 4a85 a175 d95724507dc1
DIDUGA PUING PESAWAT : Warga menemukan potongan benda asing mirip badan pesawat di Teluk Ranggau, Desa Sungai Cabang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (4/1) pukul 15.00 WIB.(ISTIMEWA)

JAKARTA-Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, masih terus berupaya mengevakuasi bongkahan diduga badan pesawat. Usai dilakukan evakuasi benda tersebut akan dibawa ke Jakarta untuk dilakukan uji laboratorium.

Baca:

Temuan Serpihan Logam Melengkung Misterius, Diduga Bangkai Pesawat

Benda Diduga Puing Pesawat yang Jatuh Tahun 2014, Musibah Pesawat Air Asia QZ8501

“Sampel potongan benda tersebut untuk dilakukan uji laboratorium di Jakarta guna memastikan kandungan material yang ada dalam serpihan benda tersebut apakah benar badan pesawat atau benda lain,” kata Hendra melalui keterangan resmi, Selasa (5/1/2021).

Hendra juga menjelaskan bahwa TKP di sekitar serpihan benda itu dikelilingi oleh area lumpur sedalam 1,5 meter sehingga polisi tidak dapat mengevakuasinya ke jalur darat.

“Rencana kedepan yang akan dilakukan oleh tim gabungan adalah melakukan rapat pematangan terkait proses evakuasi terhadap benda yang diduga serpihan pesawat tersebut,” ucapnya.

Dalam hal ini, kata dia, kepolisian juga menghadirkan tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Pusat dan Basarnas untuk membantu proses evakuasi.

Dia merinci bahwa benda tersebut memiliki ciri-ciri berbentuk setengah tabung dengan panjang 8 meter dan diameter 5 meter. Benda itu berbahan serpihan fiber dan alumunium.

Kemudian, terdapat logo atau gambar di bintang berwarna kuning di sisi luarnya. Logo itu disertai tulisan CNSA dan dikelilingi padi.

Polisi juga menemukan sejumlah electric plug dengan beragam kode.

“Adapun temuan lain ditempat terpisah berjarak sekitar 500 meter dari benda yang diduga bagian dari pesawat berupa Pelampung dan wearpack dengan merk Yuan Wang Hai Panama,” tambahnya.

Menurut penuturan saksi, benda mirip badan pesawat itu diduga hanyut lalu teronggok di bibir pantai, lantaran laut di area itu tengah musim gelombang.

Menurut dia, titik penemuan diduga puing pesawat itu berada di seberang laut, dan membutuhkan waktu sekitar dua jam dari Pelabuhan Kumai. Aparat gabungan direncanakan menarik benda tersebut dengan ke dermaga Pelabuhan Kumai menggunakan tongkang.

“Kemudian akan menarik puing badan pesawat tersebut ke Dermaga Pelabuhan KSOP Kumai, dengan menggunakan Tongkang yang disiapkan oleh KSOP Kumai,” kata Hendra. (*)