Ad 970x250

Setibanya Vaksin Sinovac, Inilah Lima Juru Bicara Vaksin Covid-19

Jepretan Layar 2020 12 07 pukul 11.12.00
Menteri Komunikasi dan Informatika Johny G Plate (Tangkapan Layar YouTube Kominfo)

JAKARTA-Setibanya vaksin COVID-19 di Indonesia, maka pemerintah langsung menunjuk lima orang untuk menjadi Juru Bicara Vaksin Corona. Menteri Komunikasi dan Informatika Johny G Plate menyampaikan, kelima orang tersebut adalah:

  1. Prof Wiku Adisasmito dari Satgas Penanganan COVID-19 
  2. Dr Reisa Brotoasmoro dari Satgas Penanganan COVID-19
  3. Dr Siti Nadia Tarmizi dari Kementerian Kesehatan
  4. Lucia Rizka Andalusia dari BPOM
  5. Bambang Heriyanto dari PT Bio Farma

Menurut Johny, mereka ditunjuk dari lembaga dan satuan tugas yang berbeda, dengan tujuan agar informasi mengenai vaksin dapat sampai ke masyarakat secara akurat. 

“Penunjukkan juru bicara dari leading sektor disertai dari lingkup sektor spesifik untuk masing-masing juru bicara agar diseminasi informasi dan komunikasi publik dapat dilakukan secara lebih akurat, cermat, dan cepat tanggap,” kata Johny dalam konferensi pers ‘Kedatangan Vaksin Covid-19’, Senin (07/12/20). 

Lebih lanjut, Johny mengatakan, secara spesifikasi pun mereka akan menyampaikan informasi yang berbeda untuk masyarakat. 

“Prof Wiku akan menyampaikan aspek ilmiah terkait vaksin COVID-19 dan korelasinya dengan pengendalian COVID-19. Prof Wiku juga akan menyampaikan pesan menyeluruh dari semua aspek terkait secara umum, umbrella message mengenai vaksin dan vaksinasi di Indonesia,” tutur Johny. 

Adapun Dr Reisa akan menyampaikan seputar perubahan perilaku hidup sehat, dengan berdasarkan pada pencegahan penyebarluasan penyakit atau virus. 

“Secara berkala, dr Reisa akan menyampaikan informasi terkait perilaku hidup sehat yang berbasis pencegahan, termasuk imunisasi atau vaksinasi,” tambahnya.

Selain itu, ada pula Siti Nadia merupakan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes. Siti Nadia akan menyampaikan informasi terkait kebijakan program vaksinasi serta hubungan vaksin Corona.

Berikutnya, Lucia Rizka dari BPOM akan memberikan tanggapan isu perizinan keamanan, khasiat, serta mutu vaksin Corona. Yang terakhir, Coorporate Secretary PT Bio Farma Bambang Heriyanto akan menerangkan sisi logistik dan pendistribusian vaksin yang merata ke seluruh Indonesia.

“Bapak Bambang Heriyanto yang merupakan Coorporate Secretary PT Bio Farma. Pak Bambang akan menerangkan sisi logistik dan pendistribusian vaksin yang merata ke seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Untuk diketahui, vaksin COVID-19 saat ini sudah berada di PT Bio Farma untuk dilakukan pengambilan sampel, guna pengujian mutu oleh Tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan PT Bio Farma.