Ad 970x250

Reka Ulang Penembakan 6 Pengawal Habib Rizieq Shihab, Akankah Sesuai dengan Rekaman Suara yang Beredar di Masyarakat?

efKfu4Yo

JAKARTA – Bareskrim Polri bakal menggelar rekonstruksi kasus penembakan enam pengikut Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Minggu (13/12) malam nanti. Polri mengundang sejumlah pihak seperti Komnas HAM hingga Kompolnas guna menghadiri giat tersebut.

“Ada beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Karawang (yang akan direkonstruksi),” ungkapnya.

Sebelumnya, diketahui sempat beredar rekaman suara yang diduga merupakan perbincangan anggota Laskar FPI di dalam mobil saat mengawal rombongan Habib Rizieq, sebelum insiden penembakan terjadi. Dalam rekaman sepanjang 19.46 menit itu, terdengar bahwa mereka sedang berupaya menghalau dan mengecoh sejumlah mobil yang terus menguntit rombongan Habib Rizieq.

“Pantau terus samping kanan mobil Habib jangan sampai masuk dulu…di belakang mobil ente Dun kayanya ada rombongan liar kayanya tuh, bukan rombongan kita,” ujar salah seorang pria memberikan instruksi kepada rekan-rekannya.

Ada beberapa nomor polisi, warna dan jenis mobil yang disebutkan dalam rekaman perbincangan itu. Antara lain dua mobil yang disebut menguntit rombongan sejak berangkat dari kawasan Sentul dan terus berupaya menyalip, yakni Expander abu-abu …1278 KJD dan Avanza hitam …1739 PWQ.https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8wNy8xLzEyNTY2MC8wLw==

Sisanya, tidak diketahui jelas mobil mana yang ditumpangi orang-orang tak dikenal dan mobil mana yang dikendarai para pengawal Habib Rizieq. Mobil lain yang juga disebut-sebut dalam rekaman itu adalah Mobilio Silver …1542 VOI, …1717 AFP, Fortuner …2228 KZL, Chevrolet, Sedan, …..MS, …..PQI, …..MSQ dan Innova hitam.

“Ente gimana caranya halangi laju dia supaya jauh dari kita, biarin ente agak perlambat, pokoknya begitu dia mau masuk halangin, masuk halangin, perlambat saja,” sambung pria yang dipanggil ‘komandan’ itu.

“Pokoknya bagaimana caranya kendaraan untuk pengawal di belakang itu menghambat laju kendaraan yang menguntit. Yang penting dia jangan sampai dekat dengan rombongan utama. Halangi terus,” ujar pria itu.

Pria tersebut bertanya kepada rekannya apakah mobil yang mereka sebut penguntit sudah menjauh dari rombongan mereka. “…Sudah tersingkirkan alhamdulillah, steril,” jawab anggota lainnya.

“Tapi masih ada mobil yang aneh-aneh nih….waspada saja….andaikata masih ada yang dicurigai bila perlu dijauhkan. Mobil satu dua di belakang pengawal itu gimana caranya halangi mereka. Nanti menyusul, kan alamat sudah jelas itu dikirim, tinggal ikuti saja nanti google map-nya. Halanginya nanti pas keluar tol saja,” kata pria yang memberi instruksi.

“Itu PWQ sama KJD dua-duanya (mengikuti) dari Sentul,” kata anggota lain.

“Iya dua-duanya ngikutin dari Sentul…kita fokus aja dulu di belakang rombongan, nanti di pintu tol baru dihalangi…,” timpal pria yang memberi instruksi.

“KJD nyodok nih, KJD nyodok,” kata anggota lain.

Tak berselang lama, pria yang memberi instruksi menyebut ada anggotanya yang ditembak. “Lari….lari….itu ada yang ketembak. Ada yang buang tembakan. Bang Ambon monitor. Posisi Bang Ambon?” serunya, lalu rekaman terputus.

Sebagaimana diketahui, peristiwa melibatkan Laskar FPI dengan terhadap aparat kepolisian itu terjadi pada Senin 7 Desember 2020 pukul 00.50 WIB di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. Dalam kejadian itu, 6 Laskar FPI meninggal dan 4 lainnya melarikan diri.

Keenam orang yang tewas itu adalah Faiz, Ambon, Andi, Reza, Lutfi, dan Khadafi. Mereka semua diketahui merupakan anggota Laskar FPI DKI Jakarta. (*)