Ad 970x250

Kapten (Inf) Setio Pribadi, Danramil Sumedang Jadi Korban Longsor Sumedang

ErVW9cLVoAIlR9c
Longsor Sumedang (Basarnas)

SUMEDANG-Longsor yang terjadi di Dusun Bojongkondang Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung, pada Sabtu (9/1) sore, telah menimbulkan sejumlah korban.

Salah satu diantaranya adalah anggota polisi yang merupakan Bhabinkamtibmas Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung yang akrab dipanggil Pak Dani.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sumeks, korban yang merupakan anggota Bhabinkamtibmas tersebut dinyatakan mengalami patah tulang dan berhasil dievakuasi.

Sebelumnya, dikutip dari sumedangekspres.com, Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto beserta sejumlah awak media, lolos dari longsor susulan di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang Sabtu (9/1) malam.

Kapolres, Forkopimcam Cimanggung, Tim SAR Basarnas Kantor SAR Bandung bersama awak media, datang untuk melakukan pendataan pascalongsor awal yang terjadi pada sore hari. Saat rombongan berada di lokasi longsor, tiba-tiba longsor susulan terjadi.

Komandan Rayon Militer (Danramil) Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Kapten (Inf) Setio Pribadi turut jadi korban tewas dalam bencana tanah longsor di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (9/1) malam. Turut jadi korban tewas Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang.

Dalam keterangan tertulisnya, Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan dalam catatan saat ini ada 11 orang korban tewas dan 18 terluka. 

“Dari jumlah meninggal, Danramil Kecamatan Cimanggung Kapt Inf Setio Pribadi dan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang turut menjadi korban,” kata Raditya, Minggu (10/1).

Dikutip dari akun facebook PPM Sumedang, “Segenap Keluarga Besar PEMUDA PANCA MARGA Kab. Sumedang menyampaikan turut berduka atas meninggalnya Kapten Setio Pribadi danramil Cimanggung pada kejadian bencana longsong di dusun bojongkondang desa cihanjuang kec. Cimanggung, semoga Khusnul khotimah dan keluarga g ditinggalkan diberikan kekuatan,” dikutip berita.radarcirebon.com, Minggu (10,1).

https://www.facebook.com/ppm.sumedang.1/posts/226529839019906