Ad 970x250

Pakar ITB Ingatkan Potensi Bahaya Longsor Susulan di Sumedang

1610589244 WhatsApp Image 2021 01 14 at 08.48.13

BANDUNG-Kejadian longsor yang terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Sabtu (9/1/2021) lalu selain menyebabkan kerugian materil, juga telah menimbulkan korban jiwa.

Baca:

Kapten (Inf) Setio Pribadi, Danramil Sumedang Jadi Korban Longsor Sumedang

Longsor di Sumedang, Polisi Jadi Korban Reruntuhan

PVMBG Ungkap Penyebab Longsor Sumedang, Adanya Pelapukan Sejumlah Jenis Bebatuan

Menanggapi kejadian longsor tersebut, ahli di bidang longsoran tanah dan geologi teknik ITB, Dr. Eng. Imam Achmad Sadisun, S.T., M.T., mengingatkan akan bahayanya longsor susulan.

Kesimpulan tersebut ia peroleh setelah tim dari KK Geologi Terapan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB telah meninjau lokasi terjadinya longsor. Tim tersebut menurut Imam, menemukan rekahan lain dengan jarak 7 meter dari lokasi kejadian di bagian atas lereng dekat ke jalan. Dari rekahan yang ditemukan perlu menjadi kewaspadaan akan bahaya longsoran susulan.

“Kita melihat longsoran susulan ini belum berhenti. Tim ITB ke sana retakan itu ternyata masih ada sampai ke jalan di perumahan yang ada di atas dan paling jauh jaraknya 7 meter, nah ini suatu saat bisa jadi meluncur lagi (longsor)” ujarnya.

1610589257 WhatsApp Image 2021 01 14 at 08.47.25