Ad 970x250

BMKG Sebut Sejak Kamis hingga Jumat, Terjadi 47 kali Gempa Tektonik di Wilayah Sulbar

Gempa Majene twitter @kangdede78

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar menyebutkan sejak Kamis, 14 Januari, hingga Jumat, 15 Januari pagi telah terjadi 47 kali gempa bumi dan dua di antaranya telah merusak bangunan.

Baca:

Kantor Gubernur Sulbar di Mamuju Roboh Diguncang Gempa Magnitudo 6.2

Fakta-fakta Gempa Majene 14 Januari 2021, Bongkahan Batu Tutup Jalan Trans Sulawesi

“Gempa tektonik terjadi sebanyak 47 kali di wilayah Sulawesi Barat dan sekitarnya,” ujar Staf Pusat Gempa Regional IV Makassar Syarifuddin di Makassar, Sulawesi Selatan, dilansir Antara, Jumat, 15 Januari.

Ia mengatakan, gempa yang terjadi pada Kamis, 14 Januari, hingga pukul 23.00 Wita, terjadi 28 kali gempa dengan magnitudo terkecil 2 Skala Richter (SR) hingga yang terbesar dan membuat kerusakan, yakni di atas 6 SR.

Syarifuddin menjelaskan, gempa bumi dengan magnitudo terendah, yakni di bawah dua Skala Richter (SR) terjadi sebanyak sembilan kali.

Kemudian gempa antara 3 hingga di bawah 4 SR itu terjadi sebanyak 13 kali dan gempa dengan 4 hingga 5 SR terjadi sebanyak 3 kali. Sementara gempa dengan kekuatan 5 hingga di bawah 6 terjadi 2 kali serta gempa yang berkekuatan 6 SR terjadi satu kali.

Dia mengatakan, 28 kali gempa itu terjadi sejak Kamis 14 Januari, hingga Pukul 23.00 Wita. Kemudian 19 kali lainnya merupakan gempa susulan sejak gempa besar terjadi pada Jumat, 15 Januari, dini hari.

“Setelah gempa yang merusak itu telah terjadi 19 kali gempa atau dari Jumat dini hari hingga pagi harinya,” katanya.

Gempa magnitudo 6,2 terjadi di wilayah Sulawesi Barat pada Pukul 02.28 Wita dan telah merobohkan banyak bangunan.

Gempa di Mamuju berpusat enam kilometer timur laut Kabupaten Majene 2.98 LS-118.94 BT pada kedalaman 10 kilometer, juga merusak gedung rumah sakit di Mamuju. (*)