Ada Jasa Layanan Pembersihan Bekas TKP, Hapus Jejak Pembunuhan hingga Bunuh Diri

Ada Jasa Layanan Pembersihan Bekas TKP, Hapus Jejak Pembunuhan hingga Bunuh Diri
Laman resmi Spaulding Decon.
0 Komentar

JAKARTA-Dalam film trilogi John Wick, ada sekelompok orang yang bertugas membersihkan tempat terjadinya pembunuhan atau pembantaian. Sekelompok orang tersebut diberi upah koin emas untuk mengurusi jenazah, membersihkan darah, dan membersihkan sisa-sisa ‘pertumpahan darah’. Pertanyaannya, apakah jasa tersebut di dunia nyata, ada?

Pembersih tempat kejadian perkara pembunuhan dan pembantaian, ternyata benar-benar ada.  Dilakukan oleh sebuah perusahaan yang bernama Spaulding Decon. 

https://www.instagram.com/p/CCJUrw-gDtZ/?utm_source=ig_web_copy_link

Baca Juga:Israel Luncurkan ‘Ofek-16’ Satelit Pengintai Berkualitas Tinggi untuk Intelijen MiliterHanya Berdampak Ban Kempes, Polisi Sebut Ledakan Menteng Berjenis Low Explosive

Informasi itu awalnya disebarluaskan dalam channel YouTube Crime Scene Cleaning. Setelah itu, pemilik akun @angewwie menemukan mereka di Instagram, sesuai namanya ‘Crime Scene Cleaning’ dan disebarluaskan ulang lewat Twitter.

Lebih dalam, Spaulding Decon bukan hanya membersihkan bekas TKP pembunuhan, tapi juga membagikan cerita bagaimana mereka mengubah tempat-tempat itu agar menjadi bersih kembali.

Dalam beberapa kasus, tempat perkara biasanya sangat kotor dan sulit dibersihkan karena terlalu lama ditinggalkan. Jasad sejumlah korban pembunuhan, orang yang bunuh diri, atau yang meninggal sendirian, secara alami baru ditemukan berhari-hari kemudian. 

Menurut Spaulding Decon, pekerjaan mereka tidaklah mudah. Selain membersihkan tempat kotor, mereka juga harus melihat tempat bekas perkara yang kadang membebani mental mereka.

Mereka pernah membersihkan kamar di sebuah panti jompo, di mana seorang lansia telah meninggal. Di sana, baunya sangat buruk, dan diakui bau yang paling tak sedap yang pernah mereka cium.

https://twitter.com/angewwie/status/1275031103011577857?s=20

Jasad yang ditemukannya hampir seminggu setelah meninggal. Mereka tahu, sebab pekerja sosial mengaku lalai untuk memeriksanya. Maka hal itu lantas membuat @angewwie tersadar untuk menghubungi dan memeriksa kondisi keluarga serta orang-orang yang dicintainya. 

“Sering-sering nanya kabar baik orang terdekatmu ya. Kita nggak tahu kapan akan terakhir ngobrol sama mereka. Basa-basi aja nggak masalah, kadang ngebantu buat orang nggak ngerasa sendirian,” cuitnya di Twitter.

Baca Juga:Inilah Hasil Lengkap, Jadwal, dan Klasemen Liga Inggris AhadAmelia Hapsari, Juri Pertama Piala Oscar asal Indonesia

Spaulding Decon sendiri didirikan pada 2005 oleh mantan anggota penegak hukum, dengan tujuan memulihkan properti agar layak ditempati kembali.  (*)

0 Komentar