SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
BerandaBeritaFenomena Planet Sejajar, Planet Jupiter dan Venus Paling Terang

Fenomena Planet Sejajar, Planet Jupiter dan Venus Paling Terang

Fenomena Planet Sejajar Planet Jupiter dan Venus Paling Terang
Fenomena Planet Sejajar, Planet Jupiter dan Venus Paling Terang

Peristiwa alam yang langka baru saja terjadi pagi tadi, Jumat (24/6/2022). Saat fenomena planet sejajar ini, Jupiter dan Venus menjadi planet paling terang.

Fenomena konjungsi langka ini terjadi saat lima planet berada pada garis lurus atau sejajar dengan Bulan. Kelima planet tersebut antara lain Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus, dengan satelit alami planet kita juga nampak segaris.

Dua planet, Jupiter dan Venus, menarik perhatian tersendiri dikarenakan terlihat paling cerah dibandingkan ketiga planet lainnya.

Baca Juga3 Pelatih Ini Diinginkan Bobotoh Gantikan Robert Albert Latih PersibSiapapun Lawan di Semifinal AFF, Timnas U-16 Siap

Planet Jupiter adalah planet kelima dari Matahari dan menjadi planet terbesar di tata surya.

Planet ini menjadi benda langit paling terang keempat setelah Matahari, Bulan, dan Venus.

Baca JugaRiesca Rose Dituding Jadi Selingkuhan SuleTerungkap Isi Chat Putri Candrawathi saat Brigadir Joshua Ulang Tahun

Planet ini mempunyai medan magnet yang bergitu kuat dan mempunyai banyak satelit alami atau bulan, dengan tercatat, terdapat 79 bulan yang mengorbit di sekitar planet tersebut.

Jupiter dan Venus paling terang saat fenomena planet sejajar 24 Juni terjadi. Dikarenakan kecerahannya, Jupiter merupakan salah satu dari lima planet yang bisa diamati dengan mata telanjang dari Bumi.

Jupiter berotasi dengan waktu 9 jam 55 menit, menjadikannya planet dengan hari paling pendek dari semua planet di tata surya.

Baca JugaPenulis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam di New York3 Pelatih Ini Diinginkan Bobotoh Gantikan Robert Albert Latih Persib

Planet ini mempunyai kecepatan rotasi sebesar 12,6 km per detik, yang membuatnya memiliki medan magnet sangat kuat dan memancarkan radiasi berbahaya di sekitarnya.

Planet yang berukuran setara dengan 318 kali ukuran Bumi ini berevolusi mengelilingi Matahari dalam waktu sangat lama, membutuhkan 11,8 tahun waktu Bumi. Bahkan, jika semua planet di tata surya disatukan, ukuran Jupiter masih 2,5 kali lebih besar dari semua planet tersebut.

Kendati Jupiter dijuluki bintang gagal, karena banyaknya hidrogen dan helium yang umumnya terdapat pada bintang, namun planet terbesar di Tata Surya ini, menjadi salah satu planet paling terang dari 5 planet sejajar dalam fenomena yang terjadi pagi tadi.

Baca JugaPenulis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam di New YorkAda Agnez Mo sampai Jhonny Iskandar di Synchronize Fest 2022

Namun demikian, Jupiter tak mempunyai massa yang cukup memicu reaksi fusi pada inti planet untuk memulai pembakaran sebagai proses utama hidupnya bintang.

Planet ini dikelilingi oleh awan yang tersusun dari kristal amonia yang terbelah menjadi dua bagian, dengan ketebalan sekitar 50 km.

Bagian atas awan Jupiter akan berikatan dengan material dari dalamnya, dan berubah warna saat terkena cahaya matahari. Sedangkan bagian bawahnya hanya terdiri dari gas hidrogen dan helium.

Baca JugaSukses Bawa Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022, Bima Sakti Ajukan Permohonan ke PSSIMedia Vietnam Sorot Pemain Timnas Indonesia U-16 yang Menangis Usai Kalahkan Vietnam di Piala AFF U-16 2022

Sedangkan Venus adalah salah satu planet sejajar dalam fenomena yang terjadi pagi ini, Jumat (24/6/2022). Planet Venus adalah planet kedua dari Matahari ini sering disebut sebagai kembaran Bumi.

Sebab, planet ini mempunyai ukuran, massa, kepadatan, komposisi, dan gravitasi yang mirip. Ukuran Venus hanya sedikit lebih kecil dari Bumi, dengan massa sekitar 80 persen dari Bumi.

Bagian dalam planet ini terbuat dari inti besi metalik yang lebarnya sekitar 6.000 km. Mantel batuan cair Venus memiliki ketebalan sekitar 3.000 km dan keraknya sebagian besar basal yang diperkirakan tebalnya rata-rata 10-20 km.

Baca JugaSukses Bawa Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022, Bima Sakti Ajukan Permohonan ke PSSI3 Pelatih Ini Diinginkan Bobotoh Gantikan Robert Albert Latih Persib

Venus bukanlah planet terdekat dari Matahari, tapi atmosfernya yang padat memerangkap panas dalam versi efek rumah kaca yang menghangatkan Bumi.

Ini mengakibatkan suhu di Venus mencapai 471 derajat Celcius, lebih dari cukup pans untuk melelehkan timah. Dengan suhu yang begitu tinggi, Venus mempunyai atmosfer luar biasa panas, yang sebagian besar terdiri dari karbon dioksida dengan awan asam sulfat dan sedikit air.

Atmosfer planet Venus juga lebih berat dibandingkan planet lain sehingga menyebabkan tekanan permukaan lebih besar 90 kali lipat dari tekanan di Bumi. Sebagai gambaran, tekanan di Venus mirip dengan tekanan yang ada di kedalaman 1.000 meter di lautan.

Baca JugaSiapapun Lawan di Semifinal AFF, Timnas U-16 SiapMedia Vietnam Sorot Pemain Timnas Indonesia U-16 yang Menangis Usai Kalahkan Vietnam di Piala AFF U-16 2022

Planet Venus membutuhkan 243 hari Bumi untuk berotasi pada porosnya, waktu berotasi paling lambat dibandingkan planet-planet besar lainnya. Rotasi planet Venus berlawanan dengan arah kebanyakan planet, yang berarti Matahari di planet ini terlihat terbit di barat dan terbenam di timur.

Akibat rotasi yang lambat ini, membuat inti logam Venus tidak dapat menghasilkan medan magnet yang mirip dengan Bumi. Fenomena planet sejajar melibatkan lima planet, di antaranya Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus yang ber konjungsi sejajar dengan Bulan.

Saat fenomena planet sejajar 24 Juni, pagi tadi, Jupiter dan Venus paling terang.

ADVERTISING
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Rekomendasi untuk Anda

Berita Lainnya