SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
BerandaInternasionalGempa Guncang Afghanistan Timur, 1.000 Orang Dikabakarkan Tewas

Gempa Guncang Afghanistan Timur, 1.000 Orang Dikabakarkan Tewas

Gempa Guncang Afghanistan Timur
Gempa Guncang Afghanistan Timur,

Gempa kuat bermagnitudo 5,9 melanda timur Afghanistan tepatnya di provinsi Paktikta pada Rabu 22 Juni. Gempa ini menewaskan sedikitnya seribu dan seribu 500 lainnya luka-luka.

Tak hanya korban jiwa, sejumlah bangunan juga hancur akibat gempa di Afghanistan.

Melansir dari BBC, gempa bumi di Provinsi Paktika, Afghanistan pada Rabu (22/6/2022) membuat 1.000 orang meninggal dunia. Kemudian, lebih dari 1.500 warga di sana mengalami luka-luka. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Penerangan Provinsi Paktika, Mohammad Amin Hazifi.

Baca JugaPersib Belum Tentukan Pengganti Rene AlbertRobert Rene Albert Ucapkan Hatur Nuhun, Mundur dari Persib

Kepala Dinas Kesehatan, Hikmatullah Esmat mengatakan bahwa jumlah korban kemungkinan besar akan bertambah sebab rumah-rumah penduduk terbuat dari lumpur. Hal ini membuat pondasi rumah tidak kuat.

“Rumah-rumah runtuh. Di Afghanistan tidak ada bangunan dari beton. Mayoritas korban terluka karena tertimpa rumah. Jumlah korban meninggal dunia dan terluka terus bertambah,” ucap Esmat.

Baca JugaAda Agnez Mo sampai Jhonny Iskandar di Synchronize Fest 2022Penulis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam di New York

Pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan bahwa 2.000 rumah hancur setelah diguncang gempa Afghanistan. Mengutip dari AFP, Pusat Seismologi Mediterania Eropa (EMSC) mengatakan gempa Afghanistan berkekuatan 6,1 M, sedangkan menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) gempa tersebut berkekuatan 5,9 M.

“Kami meyakini bahwa nyaris 2.000 rumah hancur,” kata koordinator kemanusiaan PBB untuk Afghanistan, Ramiz Alakbarov, kepada wartawan setempat, yang dikutip detikcom, Kamis (23/6/2022).

Alabakrov menambahkan jika satu rumah bisa ditempati oleh tujuh hingga delapan orang. Hal ini menyebabkan semakin banyak warga Afghanistan yang kehilangan rumahnya.

Baca JugaPenulis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam di New YorkPelatih Budiman Bawa Persib Koleksi Tiga Angka

“Ukuran rata-rata sebuah keluarga Afghanistan adalah setidaknya tujuh, delapan orang,” kata Alakbarov.

Akibat kehilangan rumahnya, para warga yang selamat pun dihadapkan dengan badai dan hujan lebat.

Kurangnya mesin atau alat penggali menyulitkan proses evakuasi para korban gempa Afghanistan. Alakbarov mengatakan jika ‘otoritas de-facto’ Afghanistan telah mengerahkan lebih dari 50 ambulans serta empat atau lima helikopter ke Provinsi Paktika yang terdampak gempa paling parah.

Baca JugaPosisi Irianto Jadi Bek Kanan Persib saat Bertemu PSIS dinilai BaikSukses Bawa Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022, Bima Sakti Ajukan Permohonan ke PSSI

Bantuan uang yang tidak disebut jumlahnya juga diberikan kepada keluarga-keluarga korban tewas.

“Sebagai PBB, tim kami tidak memiliki peralatan spesifik untuk mengevakuasi orang-orang dari balik reruntuhan. Ini sebagian besar harus bergantung pada otoritas de-facto, yang juga memiliki batasan tertentu dalam hal itu,” sebut Alakbarov.

PBB terus berupaya agar bantuan cepat tersalurkan kepada korban gempa Afghanistan. Bantuan-bantuan tersebut berupa:

Baca JugaPelatih Budiman Bawa Persib Koleksi Tiga AngkaPenulis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam di New York

  • Tenda-tenda darurat
  • Makanan dan minuman.
ADVERTISING
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Rekomendasi untuk Anda

Berita Lainnya