SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
BerandaNasionalMenristek Ungkap Varian Virus Covid-19 Belum Masuk Indonesia

Menristek Ungkap Varian Virus Covid-19 Belum Masuk Indonesia

Jepretan Layar 2020 12 24 pukul 22.17.58

JAKARTA-Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengatakan, belum ada bukti mutasi virus Covid-19 memperparah kondisi pasien yang membuat penyakit penyerta lebih berat, atau menambah tingkat kematian.

Baca:

Kedubes Inggris: Varian Virus Covid-19 Sulit Dideteksi, Kemampuan Transmisi hingga 70 Persen Lebih Tinggi

Muncul Pertama di Inggris, Israel Temukan 4 Kasus Varian Baru Covid-19 Sangat Menular

Baca JugaKota Modern dan Tersembunyi di Papua, Inilah Kuala KencanaKemenkes Nyatakan Satu Warga Jateng Suspek Cacar Monyet

Bambang mengungkapkan jenis baru yang pertama ditemukan di Inggris itu paling cepat menular. Namun, kata dia, belum ada bukti bila virus tersebut dapat memperburuk keadaan pasien.

“Belum ada bukti varian ini menimbulkan tingkat keparahan lebih, jadi tidak membuat penyakit lebih berat dan tidak menambah tingkat kematian,” kata Bambamg dalam diskusi virtual pada Kamis (24/12/2020).

Baca JugaKota Modern dan Tersembunyi di Papua, Inilah Kuala KencanaSamaritan, Film Superhero Dibintangi Sylvester Stallone

Namun, Bambang mengimbau, masyarakat tetap waspada terhadap mutasi ini. Jangan sampai tertular kemudian menjadi orang tanpa gejala dan lalu malah menularkan kelompok rentan.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan sejauh ini belum ada laporan yang menyebutkan mutasi virus corona ini ditemukan di Indonesia.

“Tapi saat ini kalau kami simpulkan belum ada bukti yang menunjukkan varian ini sudah ada di Indonesia atau sudah menyebar di Indonesia meski harus diakui genomic dan molecular surveillance kita tak secanggih Inggris,” kata Bambang. (*)

ADVERTISING
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Rekomendasi untuk Anda

Berita Lainnya