Munas I JMSI Resmi Dibuka, Airlangga Hartarto Paparkan Cetak Biru Ekonomi Nasional dalam Kerangka New Normal

Munas I JMSI Resmi Dibuka, Airlangga Hartarto Paparkan Cetak Biru Ekonomi Nasional dalam Kerangka New Normal
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat membuka Munas ke-I JMSI/beritaradar.com
0 Komentar

JAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-I Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dengan orasi virtual bertema Cetak Biru Ekonomi Nasional dalam Kerangka New Normal, Selasa (23/6)

Kehadiran Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga menjadi semangat bagi seluruh pengurus JMSI untuk bergerak sebagai pilar keempat demokrasi yang profesional. Setidaknya, ada 80-an pengurus JMSI dari 24 Provinsi di Indonesia ikut berpartisipasi.

Munas juga dihadiri wartawan senior yang juga sebagai Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ilham Bintang. Tak hanya itu, Munas yang dimoderatori CEO RMOL Network, Teguh Santosa juga diikuti oleh Anggota Komisi I DPR, Meutya Hafid dan Nurul Arifin, yang mendampingi Menko Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian.

Baca Juga:Munas I JMSI Akan Dibuka Menko PerekonomianTemukan PNS Tidak Produktif Selama WFH, Ancaman Pemberhentian Massal

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam membuka Munas menyampaikan apresiasinya atas apa yang dilakukan seluruh pengurus, terlebih jika melihat sejarah pembentukannya yang membutuhkan proses panjang.  

“Pada kesempatan ini kami mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena dalam acara ini adalah rangkaian Munas yang pertama (JMSI) dengan agenda menetapkan anggaran dasar dan mencabut title Plt. Atau mencari, memilih ketua umum. Sehingga pasca Munas ini tidak ada Plt. ketum maupun Plt. sekjen,” ujar Airlangga Hartarto.  

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Munas JMSI resmi kami buka,” kata Airlangga Hartarto membuka Munas I JMSI, Selasa (23/6).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam orasi virtualnya, menyampaikan Cetak Biru Ekonomi Nasional Dalam Kerangka New Normal. Secara cepat, tepat dan detail, Ketua Umum Partai Golkar ini membeberkan langkah-langkah kebijakan perekonomian RI yang disusun pemerintah agar bisa bangkit dari ancaman krisis akibat pandemik Covid-19.

Secara umum, Airlangga Hartarto menyampaikan anggaran yang disiapkan pemerintah untuk realisasi ketahanan ekonomi nasional, yang besarannya mencapai Rp 686 triliun. Di antara penggunaan anggaran sebesar itu, ialah untuk jaring pengaman kesehatan sebesar Rp 87,55 triliun, jaring pengaman sosial Rp 203,8 triliun, insentif usaha, Rp 226,72 triliun, dan untuk sejumlah kebijakan lain yang terkait program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Usai pemaparan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang berlangsung sekitar 30 menit, para pengurus JMSI diberikan kesempatan untuk bertanya lebih jauh terkait kebijakan ekonomi nasional yang dikeluarkan pemerintah tersebut.

0 Komentar