SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
BerandaKesehatanVaksin Corona Buatan Rusia Didaftarkan ke BPOM Indonesia

Vaksin Corona Buatan Rusia Didaftarkan ke BPOM Indonesia

131621156 2161894420610544 8960454080876998856 o
Sputnik V (Facebook resmi Kedutaan Rusia di Indonesia)

JAKARTA – Vaksin corona (Covid-19) buatan Rusia, Sputnik V kabarnya tengah didaftarkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Langkah itu dilakukan sebagai upaya kerja sama penyediaan vaksin corona dengan Indonesia.

Duta Besar Rusia di Jakarta, Lyudmilla Vorobieva menyatakan, bahwa Rusia siap bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam aspek ini pengadaan vaksin.

“Vaksin Sputnik V saat ini sedang dalam proses registrasi di BPOM Indonesia dan Badan Kesehatan Dunia (WHO),” kata Vorobieva melalui pernyataan yang diunggah di laman Facebook Kedubes Rusia untuk Indonesia pada Selasa (15/12).

Baca JugaHasil Timnas Indonesia vs Vietnam: Menang 3-2, Garuda Nusantara Lolos ke Piala Asia U-20 2023Dedi Mulyadi Digugat Cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna

https://www.facebook.com/RusEmbJakarta/posts/2161894547277198

Vorobieva menyampaikan, bahwa saat ini vaksin yang tengah dikembangkan Gamaleya Research Institute itu tengah dalam penyelesaian uji klinis tahap tiga.

“Pemerintahan Presiden Vladimir Putin berharap agar vaksin Sputnik V dapat digunakan negara mitra Rusia untuk menangani Covid-19, termasuk Indonesia,” ujarnya.

Baca JugaAdam Levine Dituding Selingkuh dengan Model SeksiCek Lagi, Ada Pencairan Dana BSU 2022 Tahap 2 Rp 600.000

Vorobieva juga menyatakan, bahwa Rusia mendukung pendirian Indonesia dan semua negara termasuk negara kecil untuk bisa mendapatkan akses yang setara terhadap vaksin corona.

Pada April 2020, Presiden Jokowi dan Presiden Putin sempat membahas peningkatan kerja sama penanganan virus corona antara kedua negara.

Kedua presiden, kata Vorobieva, sepakat meningkatkan kontak antara kementerian kesehatan Rusia-Indonesia untuk memperkuat kerja sama tersebut.

Baca JugaHasil Timnas Indonesia vs Vietnam: Menang 3-2, Garuda Nusantara Lolos ke Piala Asia U-20 2023Erik Ten Hag kembali Berburu Pemain Ajax Amsterdam, Kini Giliran Siapa yang akan Gabung MU?

Dapat disampaikan, bahwa vaksin Covid-19 Sputnik V buatan Rusia diklaim bisa melindungi penggunanya dari virus corona selama 2 tahun.

Kepala pengembangan vaksin dari Pusat Riset Nasional Gamaleya untuk Epidemiologi dan Mikrobiologi Alexander Gintsburg mengakui perlu penelitian yang lebih banyak untuk memastikan keampuhan Sputnik V.

“Selama ini saya hanya bisa menyampaikan saran karena dibutuhkan lebih banyak data eksperimental. Vaksin kami dibuat di platform yang juga digunakan untuk Ebola, Data eksperimental yang diterima pada saat itu menunjukkan vaksin serupa akan menawarkan perlindungan selama 2 tahun, mungkin lebih,” kata Gintsburg, kepada kantor berita TASS, seperti dilaporkan Reuters.

Baca JugaTimnas Indonesia vs Curacao di FIFA Matchday: Shin Tae-yong Masih Buta Kekuatan LawanLarissa Chou Dikabarkan akan Dinikahi Rio Haryanto

Hasil penelitian para ilmuwan Rusia, vaksin Covid-19 Sputnik V efektif 96 persen dalam melawan virus corona. Empat persen sisanya mengalami efek penyakit ringan seperti pilek, batuk, dan demam, namun paru-paru mereka tidak akan terpengaruh.

Sputnik V menjadi vaksin virus corona pertama di dunia yang diregistrasi, yakni pada 11 Agustus 2020, meskipun saat itu tidak melewati standar uji coba Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (der/fin)

ADVERTISING
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Rekomendasi untuk Anda

Berita Lainnya