Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the litespeed-cache domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /var/www/vhosts/kliksatu.com/public/wp-includes/functions.php on line 6131
Sosialisasi MBG di Karawang, Cellica Tegaskan Pengawasan Program Jangan Lewat Medsos – Kliksatu.com

Sosialisasi MBG di Karawang, Cellica Tegaskan Pengawasan Program Jangan Lewat Medsos

MBG
Sosialisasi program MBG di Desa Lemah Karya Karawang Selasa, (5/5/2026).
0 Komentar

KARAWANG-Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di Kabupaten Karawang sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap program prioritas nasional.

Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI dr Hj Cellica Nurrachadiana MH Kes, bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN).

dr. Cellica menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial.

Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru

“Tugas kami di DPR adalah pengawasan. Jadi kalau ada yang tidak benar dalam hal program MBG, silakan lapor. Tidak usah diviralkan dulu. Lapor ke saya, kepala desa, atau camat, nanti kita cek bersama. Kalau memang ada kesalahan, dapur SPPG bisa kita hentikan sementara untuk evaluasi,” tutur Cellica saat sosialisasikan program MBG di Desa Lemah Karya Karawang Selasa, (5/5/2026).

Pernyataan tersebut menjadi pesan penting dalam kegiatan sosialisasi yang menekankan pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam menyempurnakan program.

Menurutnya, transparansi dan komunikasi yang baik menjadi kunci agar program ini benar-benar memberikan manfaat maksimal. Lebih lanjut, dr. Cellica juga menyampaikan komitmen untuk memperluas jangkauan penerima manfaat MBG di Karawang melalui pembangunan dapur SPPG secara bertahap.

Namun, ia menegaskan bahwa proses tersebut harus mengutamakan kualitas dan standar yang ketat.

“Kita tidak ingin terburu-buru, karena ini menyangkut kualitas gizi dan kesehatan generasi masa depan. Semua harus memenuhi standar, melalui proses monitoring yang baik. Tujuan kita jelas, mengurangi stunting, mencegah gizi buruk, dan mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Program MBG sendiri dinilai memiliki dampak positif, tidak hanya dari sisi kesehatan masyarakat, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi di sektor pangan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami esensi program MBG serta turut berperan aktif dalam pengawasan dan keberlanjutannya.

Baca Juga:Tahun 2025, 21 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Daop 3 CirebonĀ Pelaku Curanmor Beraksi di Masjid. Aksinya Terekam CCTV

Dukungan publik menjadi faktor penting dalam memastikan program ini terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi generasi penerus bangsa. (eza)

0 Komentar