Cellica Dorong Pengawasan Ketat Program MBG di Karawang, Tekankan Evaluasi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Makan Gratis
Sosialisasi MBG kali ini digelar di Aula Desa Kampung Sawah, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Sabtu (2/5/2026).
0 Komentar

KARAWANG-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi nasional sekaligus mendukung terwujudnya generasi Indonesia Emas 2045.

Kegiatan sosialisasi MBG kali ini digelar di Aula Desa Kampung Sawah, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Sabtu (2/5/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi IX dr Hj Cellica Nurrachadiana M H Kes bersama perwakilan Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi serta Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang serta dihadiri oleh ratusan peserta yang sudah menantikan sejak lama program MBG.

Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru

Dalam kesempatan tersebut, Cellica menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, tetapi juga pada sistem pelaksanaan yang matang serta pengawasan yang berkelanjutan.

“Programnya bagus, didukung dana yang besar, tujuannya juga mulia, tapi belum tentu mendapatkan hasil yang bagus. Itulah perlunya regulasi yang jelas dari awal hingga ke tingkat bawah serta koordinasi semua pihak,”tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi dan monitoring secara berkelanjutan agar berbagai kekurangan dalam pelaksanaan program dapat segera diperbaiki.

“Kekurangan pasti masih banyak karena ini program baru. Butuh pengawasan, evaluasi, dan monitoring agar bisa kita benahi bersama. Jangan apa-apa langsung diviralkan, kroscek dan lapor dulu,”ucapnya.

Selain aspek gizi, kata Dia, program MBG dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Program ini membuka peluang kerja baru, mulai dari tenaga dapur hingga distribusi makanan, sehingga turut meningkatkan kesejahteraan keluarga,”katanya.

Cellica juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program ini, melalui pendekatan multipihak yang melibatkan akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan media.

Baca Juga:Tahun 2025, 21 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Daop 3 Cirebon Pelaku Curanmor Beraksi di Masjid. Aksinya Terekam CCTV

“Tugas kami di DPR adalah pengawasan, namun keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi semua pihak akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media agar benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Dengan dukungan dan pengawasan bersama, menurut Cellica, program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan. (eza)

0 Komentar