KARAWANG-Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus diperkuat melalui sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) seperti yang digelar di Gedung GOW, Karawang Barat, Senin (11/5/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Anggota DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperluas edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi masyarakat.
Sosialisasi program MBG di Karawang Barat ini dihadiri oleh Anggota DPR RI drg. Putih Sari, Kasubag TU KPPG Cirebon Badan Gizi Nasional Eric Dyan Nurdiyansyah, serta ratusan peserta undangan yang berasal dari masyarakat setempat.
Baca Juga:HAB ke-80 Kemenag, Pj Sekda Cirebon Tegaskan Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan DaerahPedagang Ikan Laut Diserbu Pembeli Untuk Pesta Tahun Baru
Putih Sari menegaskan bahwa persoalan stunting dan kekurangan gizi masih menjadi tantangan serius yang harus ditangani secara bersama-sama. Menurutnya, kualitas generasi penerus bangsa sangat ditentukan oleh asupan gizi yang diperoleh sejak dini.
“Persoalan stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi menyangkut kualitas generasi penerus bangsa. Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang baik akan tumbuh lebih sehat, aktif, dan memiliki kemampuan belajar yang lebih optimal. Karena itu, perhatian terhadap pemenuhan gizi harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan sehat, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi.
“Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, mendapatkan akses terhadap makanan sehat dan bergizi. Program ini bukan hanya tentang memberikan makanan, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa pola hidup sehat harus menjadi bagian dari budaya di lingkungan keluarga dan masyarakat,”jelasnya.
Putih Sari juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawal pelaksanaan program agar berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap masyarakat ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga keberlangsungan program ini. Pengawasan bersama sangat penting agar pelaksanaan program berjalan tepat sasaran, transparan, dan mampu memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” tambahnya.
