Ad 970x250

Isu Santer Tol Cigatas Bakal Dibangun, Banggar DPR: Tidak Ada dalam Alokasi APBN 2021

3245446512
Tol Cigatas (Net)

BANDUNG-Isu soal akan dibangunnya Tol Cigatas (Cileunyi-Garut-Tasikmalaya) sudah santer terdengar sejak beberapa tahun belakangan.

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menyatakan pembangunan Jalan Tol Cigatas (Cileunyi-Garut-Tasikmalaya) di Jawa Barat tetap berjalan. Tahapan pelaksanaannya tidak terganggu di tengah wabah COVID-19. Proyek tersebut akan selesai sesuai target pada 2024.

“Kesiapan Kota Tasik untuk kelanjutan pengerjaan Tol Cigatas telah dikoordinasikan. Kebetulan saya kemarin bertemu Dirjen Kementerian PUPR dan membahas soal tol dan Lingkar Utara,” ujar Budi kepada radartasikmalaya.com, tanggal 1 Juli 2020.

Dikutip dari rmoljabar.id, bahkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum sempat menyampaikan keinginannya agar pembangunan tol tersebut segera direalisasikan.

Kabar soal akan segera dibangunnya tol Cigatas juga sudah jadi perbincangan masyarakat luas di Kabupaten Garut.

Salah satunya diungkap Yati Mulyati (60), warga Desa jati Sari Kecamatan Karangpawitan. Ia menyampaikan bila beberapa kerabatnya sudah mendapat kabar bila tanahnya akan dibebaskan untuk pembangunan jalan tol.

“Sawah adik saya di dekat Cidahu seluas 400 tumbak (5.600 meter persegi) katanya akan jadi jalan tol,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan tanah dan rumah beberapa kerabatnya di daerah Cibangban juga akan terkena proyek jalan tol yang menyambungkan Kota Bandung dengan Tasikmalaya tersebut.

Sementara menurut warga desa Jatisari lainnya, Gina Mutmainah (20), salah satu tetangganya bahkan ada yang sudah bersedia mewakafkan lahan kebunnya untuk pembangunan jalan tol tersebut.

Namun berdasarkan penjelasan Anggota Banggar DPR RI, Mulyadi, pembangunan jalan tol Cigatas tidak jadi dibangun tahun ini.

“Jalan tol Cigatas tidak jadi. Tidak ada dalam alokasi APBN, hanya Cisumdawu,” katanya melalui pesan Whatsapp kepada redaksi, Senin (7/12).

Menurutnya kecil kemungkinan pembangunan jalan tol Cigatas bisa terealisasi dalam waktu dekat.

“Enggak ada. Kecuali ada APBN perubahan…dan itu pun sulit karena target penerimaan negara sulit dan defisit suda lebar,” terangnya.

Politisi Partai Gerindra itu menilai pembangunan jalan tol Cigatas perlu dipertimbangkan kembali dampak sosial ekonominya dan pemerintah harus mengundang semua stakeholder di Jawa Barat sebelum memutuskan tol tersebut mulai dibangun.

“Sebelum diputuskan harus diundang dulu semua stakeholder di Jawa Barat. Didengar pendapat dari pemerintah provinsi, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pelaku usaha supaya infrastruktur yang dibangun benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat,” tuturnya.

Dalam pandangan Mulyadi, akan lebih baik pemerintah memperlebar jalan yang bisa menyambungkan Ciamis dan Majalengka karena memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. (*)