Virus Misterius Diduga Sebabkan Penyakit Paru-Paru

989
Ilustrasi Pneumonia dan coronavirus (Shutterstock/ft)
0 Komentar

CHINA-Sebuah virus misterius dan belum pernah ditemukan oleh ilmu pengetahuan (sains) telah menyebar di Wuhan, China. Virus tersebut menyebabkan penyakit paru-paru yang parah seperti pneumonia.

Lebih dari 50 orang telah terinfeksi. Tujuh orang di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Kekhawatiran secara luas muncul, terlebih bagi mereka yang mengalami radang paru-paru, berpikir bahwa telah terkena virus tersebut. Pejabat kesehatan di seluruh dunia telah melakukan siaga tinggi untuk mencegah penyebaran wabah.

Baca Juga:2 Gol Romelu Lukaku Bawa Inter Lolos Perempat Final Piala ItaliaSarri Tepis Rumor Terlibat Cekcok dengan Dybala

Dilansir BBC, Jumat (10/1), banyak orang yang juga bertanya-tanya apakah virus baru ini merupakan tanda dari sesuatu yang jauh lebih berbahaya? Dari sampel virus yang diambil dari pasien dan dianalisis di laboratorium, pejabat China dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyimpulkan bahwa infeksi paru-paru yang terjadi saat ini berasal dari virus corona.

Coronavirus (Koronavirus) adalah keluarga besar virus, tetapi hanya enam yang selama ini diketahui menginfeksi manusia. Sebelumnya, SARS atau sindrom pernapasan akut parah yang disebabkan oleh coronavirus menewaskan 774 dari 8.098 orang yang terinfeksi wabah yang pertama kali menyebar di China pada 2002.

“Ada ingatan kuat tentang SARS, di situlah banyak rasa takut berasal, tetapi kami jauh lebih siap untuk menghadapi jenis-jenis penyakit itu,” ujar Josie Golding, seorang dokter dari Wellcome Trust.

Coronavirus dapat menyebabkan mahluk hidup yang terinfeksi mengalami gejala, mulai dari flu ringan hingga kematian. Dalam virus baru kali ini, dikatakan bahwa posisinya berada di tengah, dengan dugaan bahwa menimbulkan lebih dari flu, namun tidak separah SARS.

Virus baru terdeteksi setiap saat dan melompat dari satu spesies ke lainnya. Seperti sebelumnya, ada kemungkinan asal virus ini adalah dari hewan.

Seperti SARS yang melompat dari hewan seperti luwak ke manusia. Kemudian MERS atau sindrom pernapasan Timur Tengah yang telah membunuh 858 dari 2.924 kasus yang tercatat sejak muncul pada 2012 dan berasal dari unta.

Untuk virus baru kali ini, penampungan hewan tempat virus biasanya dideteksi dan dengan demikian, asal mula masalahnya akan menjadi lebih mudah untuk diatasi. Kasus-kasus penyakit akibat virus baru ini sebelumnya dikaitkan dengan sebuah Pasar Grosir Makanan Laut China Selatan di Wuhan.

0 Komentar