Amerika Serikat Putus Hubungan dengan WHO

Amerika Serikat Putus Hubungan dengan WHO
Donald Trump
0 Komentar

WASHINGTON-Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa negaranya secara resmi memutus hubungan dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam jumpa pers di Gedung Putih, Jumat (29/5/2020) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.

“Hari ini kami akan  memutus hubungan kami dengan Organisasi Kesehatan Dunia dan mengalihkan dana ke lembaga-lembaga lainnya di seluruh dunia yang lebih pantas dan lebih membutuhkan bantuan kesehatan mayarakat,” kata Trump.

https://youtu.be/kHWqHt_DWAU

Keputusan ini merupakan bagian dari upaya Trump untuk “menghukum” Tiongkok yang menurutnya terlalu mendominasi WHO khususnya dalam pandemik Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 100.000 warga Amerika.

“Dunia sekarang menderita sebagai akibat dari kecerobohan pemerintah Tiongkok,” ujarnya.

Baca Juga:Dipicu 2 Mobil PCR Bantuan BNPB Diserobot, Bu Risma Mengamuk ViralPolisi Tangkap Reporter CNN Pria Kulit Hitam Saat Siaran Live Kerusuhan Minneapolis

“Tiongkok telah memicu pandemik global yang memakan 100.000 nyawa warga Amerika,” lanjut Trump.

Dia juga menuduh Tiongkok telah menekan WHO untuk mengelabui dunia terkait virus corona. Padahal, iuran Tiongkok ke WHO hanya US$ 40 juta sementara AS membayar 10 kali lipat lebih dari angka itu, paparnya.

“Tak terhitung nyawa yang telah melayang dan kesulitan ekonomi tak terkira yang terjadi di seluruh dunia,” kata Trump.

Trump juga menyebutkan bahwa Tiongkok telah “menguasai total” WHO.

Sebelumnya Trump telah mengirim surat berisi ancaman dan ultimatum kepada WHO, berikut isi lengkap surat tersebut:

Yth. Dr. Tedros,

Pada 14 April 2020 saya menghentikan sementara kontribusi Amerika Serikat kepada Organisasi Kesehatan Dunia [WHO] hingga dilakukannya investigasi oleh pemerintahan saya terkait kegagalan organisasi ini dalam merespons wabah COVID-19.

Peninjauan yang dilakukan makin menegaskan adanya banyak masalah serius seperti yang telah saya ungkit bulan lalu dan juga menemukan masalah-masalah lain yang harus segera diselesaikan oleh WHO, khususnya masalah ketergantungan WHO kepada Republik Rakyat Tiongkok.

Dari peninjauan tersebut, kami sekarang mengetahui hal-hal berikut ini:

 WHO secara konsisten mengabaikan laporan-laporan yang kredibel tentang penyebaran virus di Wuhan pada awal Desember 2019 atau mungkin malah lebih dini lagi, termasuk laporan dari jurnal medis The Lancet. WHO gagal untuk menyelidiki secara independen laporan-laporan kredibel yang berbeda dengan pernyataan resmi pemerintah Tiongkok, bahkan meskipun laporan itu datang dari sumber-sumber di Wuhan sendiri.

0 Komentar