SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
BerandaNasionalOperasi Patuh 2022 Dimulai Hari Ini, Taati Aturan Berkendara

Operasi Patuh 2022 Dimulai Hari Ini, Taati Aturan Berkendara

ilustrasi operasi patuh 2002 pengemudi yang tidak taat peraturan berkendara akan kena tilang
ilustrasi operasi patuh 2002, pengemudi yang tidak taat peraturan berkendara akan kena tilang

Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan aturan di jalan raya karena Operasi Patuh 2022 dimulai hari ini Senin 13 Juni 2022. Taati aturan berkendara di jalan apabila ada ingin terhindar dari tilang. Berikut daftar denda dan sanksi tilang yang menjadi fokus polisi dalam Operasi Patuh 2022.

Dilansir dari website Korlantas Polri, terdapat beberapa sasaran khusus Operasi Patuh yang akan diberlakukan tilang oleh polisi. Selain itu, tilang dalam Operasi Patuh 2022 menggunakan sistem online atau elektronik.

Berikut daftar pelanggaran yang akan terkena tilang dan besaran denda dalam Operasi Patuh 2022:

Baca JugaRiesca Rose : Jangan Tuduh Aku Selingkuhan SuleAda Agnez Mo sampai Jhonny Iskandar di Synchronize Fest 2022

Tilang Operasi Patuh 2022 yang pertama adalah knalpot bising atau tidak standar. Hal itu tertuang dalam pasal 285 ayat 1 Jo pasal 106 ayat 3. Sanksi kurungan paling lama satu bulan, denda paling banyak Rp250.000.

Tilang Operasi Patuh 2022 yang kedua adalah kendaraan menggunakan rotoar tidak sesuai peruntukan, khususnya pelat hitam. Ini melanggar pasal 287 ayat 4 dengan Sanksi kurungan paling lama satu bulan, denda paling banyak Rp250.000.

Baca JugaManchester City Rekrut Sergio Gomez dari AnderlechtPenulis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam di New York

Tilang Operasi Patuh 2022 yang ketiga adalah balap liar, melanggar pasal 297 jo pasal 115 huruf b. Sanksi kurungan paling lama satu tahun, denda paling banyak Rp 3.000.000.

Tilang Operasi Patuh 2022 yang keempat adalah Pasal 287 yaitu melawan arus dengan denda paling banyak Rp500.000. Berikutnya, Pasal 283 yaitu menggunakan HP saat mengemudi dengan denda paling banyak Rp750.000.

Tilang Operasi Patuh 2022 yang kelima adalah Pasal 291 yaitu tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan denda paling banyak Rp250.000.

Baca JugaPembawa Baki Paskibraka Nasional 2022 adalah Dewa Ayu FirstyFarel Prayoga: Di Hati Ini Hanya ada Pak Jokowi

Tilang Operasi Patuh 2022 yang keenam adalah mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk pengaman, dengan denda paling banyak Rp250.000.

Tilang Operasi Patuh 2022 yang ketujuh adalah berboncengan menggunakan sepeda motor lebih dari satu orang (tiga orang dalam sepeda motor) dengan denda paling banyak Rp250.000.

Tilang online

Operasi Patuh akan berlangsung selama dua pekan hingga 26 Juni 2022. Tidak ada tilang konvensional, semua petugas Operasi Patuh menerapkan tilang online.

Baca JugaIni Dia 5 Karya BJ Habibie yang MenduniaAda Agnez Mo sampai Jhonny Iskandar di Synchronize Fest 2022

Denda tilang online wajib dibayar. Jika tidak membayar denda tilang online, surat tanda nomor kendaraan (STNK) bisa diblokir.

Mengutip website Korlantas Polri, Kabagops Korlantas Polri Kombes Pol Eddy Djunaedi menyatakan Operasi Patuh 2022 mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dan penegakan hukum dengan dua cara, yakni dengan tilang, baik itu dengan tilang elektronik (ETLE) statis dan mobile serta dengan penindakan teguran.

“Jadi tidak ada pelaksanaan penegakan hukum dengan tilang manual,” tegas Eddy, dikutip dari website Korlantas Polri.

Baca JugaSukses Bawa Timnas U-16 Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022, Bima Sakti Ajukan Permohonan ke PSSIRiesca Rose : Jangan Tuduh Aku Selingkuhan Sule

Cara membayar denda tilang online

Diberitakan Kontan.co.id sebelumnya, ada dua cara bayar denda tilang online yakni melalui BRI (Teller, ATM, Mobile Banking, Internet Banking, dan EDC) dan bank lainnya. Namun, sebelum membayar denda tilang online, pelanggar harus mengonfirmasi pelanggaran setelah menerima surat konfirmasi.

Konfirmasi pelangaran berlaku selama delapan hari. Adapun batas waktu terakhir pembayaran denda tilang online adalah 15 hari dari tanggal pelanggaran. Setelah Anda melakukan konfirmasi, maka anda akan menerima email konfirmasi dan email terkait tanggal dan lokasi pengadilan.

Kemudian orang yang kena tilang akan mendapatkan SMS berisi kode BRIVA untuk menyelesaikan denda pelanggaran. Berikut cara membayar denda tilang online:

Baca JugaRiesca Rose : Jangan Tuduh Aku Selingkuhan SulePenulis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam di New York

  1. Cara bayar denda tilang online melalui teller BRI: Ambil nomor antrian transaksi teller dan isi slip setoran.
    Isikan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang pada kolom “Nomor Rekening” dan Nominal titipan denda tilang pada slip setoran.
    Serahkan slip setoran kepada Teller BRI. Teller BRI akan melakukan validasi transaksi.
    Simpan Slip Setoran hasil validasi sebagai bukti pembayaran yang sah.
    Slip setoran diserahkan ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.
  2. Cara bayar denda tilang online melalui ATM BRI: Masukkan Kartu Debit BRI dan PIN Anda.
    Pilih menu Transaksi Lain > Pembayaran > Lainnya > BRIVA
    Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
    Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar dan Jumlah Pembayaran.
    Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi.
    Copy struk ATM sebagai bukti pembayaran yang sah dan disimpan.
    Struk ATM asli diserahkan ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.
  3. Cara bayar denda tilang online melalui Mobile Banking BRI: Login aplikasi BRI Mobile.
    Pilih Menu Mobile Banking BRI > Pembayaran > BRIVA.
    Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
    Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan.
    Transaksi akan ditolak jika pembayaran tidak sesuai dengan jumlah denda titipan.
    Masukkan PIN.
    Simpan notifikasi SMS sebagai bukti pembayaran.
    Tunjukkan notifikasi SMS ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.
  4. Cara bayar denda tilang online melalui Internet Banking BRI: Login pada alamat Internet Banking BRI (https://ib.bri.co.id/ib-bri/Login.html)
    Pilih menu Pembayaran Tagihan > Pembayaran > BRIVA
    Pada kolom kode bayar, Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
    Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar dan Jumlah Pembayaran.
    Masukkan password dan mToken.
    Cetak/simpan struk pembayaran BRIVA sebagai bukti pembayaran.
    Tunjukkan bukti pembayaran ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.
  5. Cara bayar denda tilang online melalui EDC BRI: Pilih menu Mini ATM > Pembayaran > BRIVA
    Swipe kartu Debit BRI Anda.
    Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
    Masukkan PIN.
    Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar dan Jumlah Pembayaran.
    Copy dan Simpan struk transaksi sebagai bukti pembayaran.
    Tunjukkan bukti pembayaran ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.
  6. Cara bayar denda tilang online melalui bank lain: Masukkan kartu Debit dan PIN Anda
    Pilih menu Transaksi Lainnya > Transfer > Ke Rek Bank Lain
    Masukkan kode bank BRI (002) kemudian diikuti dengan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang
    Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan.
    Transaksi akan ditolak jika pembayaran tidak sesuai dengan jumlah denda titipan Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi
    Simpan struk transaksi sebagai bukti pembayaran

Itulah daftar tilang online yang akan diterapkan pada Operasi Patuh 2022 dan berbagai cara bayar denda tilang online melalui BRI atau bank lain. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan aturan berkendara demi keselamatan Anda dan orang lain.

ADVERTISING
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Rekomendasi untuk Anda

Berita Lainnya